Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI PADA SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 9 BRONDONG LAMONGAN TAHUN AJARAN 2014/2015
ABSTRAKSI
Roziqin, 2015 : Penerapan Model Pembelajaran Card Sort untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Ekonomi pada kelas X SMA Muhammadiyah 09 Brondong Lamongan Tahun Pelajaran 2014/2015
Pembimbing : Dra. Hj. Candra Aeni, M. Pd.
Kata Kunci : Model Pembelajaran Card Sort, Proses dan Hasil Belajar Siswa
Penyelenggaraan proses belajar mengajar yang diselenggarakan di kelas merupakan faktor penentu terhadap kualiatas pendidikan. Proses pembelajaran yang baik di sekolah akan menghasilkan lulusan yang bermutu dan berkualitas yang dapat dijadikan sebagai salah satu indikator keberhasilan pendidikan, pembelajaran pada dasarnya merupakan upaya pendidik untuk membantu peserta didik untuk melakukan kegiatan belajar sesuai dengan kurikulum. Proses pembelajaran yang berlangsung harus mempertimbangkan berbagai faktor yang mendukung, serta mampu mengkomodasi keanekaragaman kemampuan siswa, potensi daerah, kualitas sumber daya, sarana dan prasarana pembelajaran dan kondisi ekonomi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar ekonomi dengan menggunakan Model Pembelajaran Card Sort, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran/ aktifitas guru, aktifitas siswa, setelah pembelajaran dengan Penerapan Model Pembelajaran Card Sort.
Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X-I SMA Muhammadiyah 09 Brondong Lamongan tahun pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) yang terdiri dari 2 siklus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi untuk mendeskripsikan aktifitas siswa dan guru pada saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung, metode tes untuk mengetahui hasil belajar siswa.
Berdasarkan analisis data yang diperoleh dalam penerapan model pembelajaran Card sort bahwa, rata-rata aktifitas guru pada siklus 1 adalah 95% dengan kategori efektif. Sedangkan pada siklus 2 mengalami peningkatan menjadi 98.75% dengan kategori efektif. Dan aktifitas siswa pada siklus 1 mencapai rata-rata 93.75% dengan kategori aktif. Sedangkan pada siklus 2 aktifitas siswa terjadi peningkatan menjadi 97.5% dengan kategori aktif. Hasil ketuntasan belajar siswa dalam penggunaan model pembelajaran Card Sort mengalami peningkatan, hal itu dapat dilihat dari hasil tes pada siklus 1 mencapai tingkat ketuntasan 75% dari seluruh jumlah siswa sebanyak 30 siswa, tetapi pada siklus 2 tingkat ketuntasan siswa meningkat mencapai 92.33% dari seluruh jumlah siswa yang berjumlah 30 siswa.
Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa aktifitas siswa dan guru dalam penerapan model pembelajaran Card Sort dikategorikan baik. Hasil ketuntasan belajar siswa telah tercapai dengan prosentase 92.33%.
No other version available