Skripsi Ilmu Perikanan
ANALISIS PSIKOLOGI KEPRIBADIAN DAN ASPEK MORAL DALAM NOVEL ?A CHILD CALLED IT? KARYA DAVE PELZER
ABSTRAKSI
DWI NINGSIH, 2011 : Analisis Psikologi Kepribadian san Aspek Moral dalam Novel A Child Called It Karya Dave Pelzer
Pembimbing : Dra. Sri Yanuarsih, M.Pd
Kata Kunci : Psikologi kepribadian, aspek moral
Karya sastra diciptakan oleh sastrawan untuk dinikmati, dipahami, dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Sastrawan itu sendiri adalah anggota masyarakat, ia terikat oleh status sosial tertentu. Sastra adalah lembaga sosial yang menggunakan bahasa sebagai medium, bahasa itu sendiri merupakan ciptaan sosial. Sastra menampilkan gambaran kehidupan dan kehidupan itu sendiri adalah suatu kenyataan sosial. Karya sastra yang ditulis oleh seorang sastrawan dapat diwujudkan dalam tiga bentuk, yaitu puisi, prosa fiksi dan drama.Dan salahsatukarya yang diminatiolehkebanyakanpengarangadalahkaryaprosafiksi, khususnya novel.
A child called it merupakan salah satu karya sastra terbitan Dave Pelzer tahun 2001. Novel ini mengisahkan tentang kisah nyata perjuangan seorang anak untuk bertahan hidup. Sebuah kisah yang ditulis oleh Dave Pelzer, menceritakan cerita heroiknya tentang perjuangan David untuk tinggal di rumah ibunya. Ia dipukul berat dan tidak diberi cukup makanan oleh ibunya sendiri. Dalam buku ini diceritakan bagaimana hidup David sebelum dan sewaktu ia disiksa. Alkohol merubah ibunya yang penyayang, menjadi seorang yang tak ia kenal. Ayahnya (seorang pemadam kebakaran) sama sekali tidak melakukan apa-apa untuk membantu David, malahan ia menghabiskan sebagian besar waktunya di kantor atau di bar. David berfikir bahwa ayahnya adalah pahlawannya, ia merasa lebih aman ketika ayahya ada di sampingnya. Ibunya seperti monster yang kapan saja bisa berubah sikapnya dan terus-menerus menyiksanya. Seiring berjalannya waktu pemukulannya menjadi bertambah parah dan periode kelaparannya bertambah lama. David selalu berkata kepada dirinya bahwa suatu hari dia akan menjadi seseorang, dan membuat ibunya bangga akan dia. David diharuskan untuk melakukan semua pekerjaan rumah dan menyelesaikannya dalam waktu tertentu, jika dia tidak menyelesaikan tugasnya dia tidak mendapatkan makanan apapun dan dia mendapatkan hukuman. david disuruh pergi ke sekolah dengan mengenakan pakaian yang sama hari demi hari, minggu demi minggu. Dia tidak diperbolehkan untuk mandi, dan untuk makan dia harus mencuri, yang dia harus bayar dengan hukuman. Saudara-saudaranya tak ada yang membantu David, itu mereka lakukan semata-mata untuk melindungi diri mereka dari hukuman ibunya. David tidak diperbolehkan untuk bermain dengan saudara-saudaranya atau anak-anak yang manapun di dalam atau di luar sekolah. Tekanan ibunya tidak hanya diberikan pada David tetapi diberikan juga kepada ayahya jika sesekali ibunya memergoki ayahnya sedang membantu menyelesaikan pekerjaan David atau sekedar memberikan makanan untuk David, itulah sebabnya ayah David seringkali menghabiskan waktunya di tempat kerja atau di bar, jika dia tidak di sana maka dia ada di rumah teman. Ibu dan ayahnya kemudian berpisah dan ayahnya pindah. David langsung tahu bahwa pelecehan terhadapnya akan bertambah buruk.
Sebagai pokok pembahasan penelitian ini, maka dirumuskan suatu rumusan masalah, yang terbagi menjadi rumusan masalah umum dan rumusan masalah khusus. Untuk rumusan masalah umum yaitu Bagaimanakah Psikologi Kepribadian dan Aspek Moral dalam Novel A Child Called It karya Dave Pelzer.
Sedangkan rumusan masalah khusus, Analisis Psikologi Kepribadian yaitu, (1) Bagaimanakah struktur kepribadian ego dalam novel A Child Called It karya Dave Pelzer?, (2) Bagaiamanakah struktur kepribadian super ego dalam novel A Child Called It karya Dave Pelzer?, (3) Bagaimanakah struktur kepribadian Id dalam novel A Child Called It karya Dave Pelzer?.
Untuk Analisis Aspek Moral dalam novel A Child called It Karya Dave Pelzer secara khusus yaitu, (1) Bagaimanakah tahap pengembangan moral tingkat Pra-konvensional dalam novel A Child Called It karya Dave Pelzer?, (2) Bagaimanakah tahap pengembangan moral tingkat konvensional dalam novel A Child Called It karya Dave Pelzer?, (3) Bagaimanakah tahap pengembangan moral tingkat pasca-konvensional dalam novel A Child Called It karya Dave Pelzer?.
Tujuan dari penelitian ini sendiri terbagi menjadi dua, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan psikologi kepribadian dan aspek moral dalam novel A Child Called It karya Dave Pelzer.
Sedangkah Tujuan khususnya adalah untuk mendiskripsikan psikologi kepribadian yang dilihat dari struktur kepribadian novel tersebut, yang meliputi: Ego/sadar, Super ego/prasadar dan Id/tidak sadar. Sedangkan Aspek Moral meliputi: Tingkat Pra-konvensional, tingkat konvensional, dan tingkat pasca-konvensional.
Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, melalui pendekatan psikologi dan pendekatan moral. Teori psikologi sastra yang digunakan untuk menganalisis psikologi kepribadian adalah teori kepribadian Sigmund Freud dan teori moral untuk menganalisis aspek moral adalah teori kohlberg.
Dari hasil data dan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, didapatkan bahwa psikologi kepribadian berdasarkan psikologi lebih menjurus pada hal yang dilakukan secara realitas, perwujudan internal yang diajarkan oleh orang tua, dan hal yang dilakukan secara berkhayal.rasa. Sedangkan aspek moral dalam tingkat pra-konvensional mendapatkan hukuman fisik. Untuk aspek moral dalam tingkat konvensional seseorang menyadari dirinya sebagai seorang individu ditengah-tengah keluarganya. Untuk aspek moral dalam tingkat pasca-konvensional perasaan yang ada dalam tingkat ini adalah rasa bersalah.
Dan denganadanyapenelitianini, penelitimengharapkandapatmemberikansumbanganteorisastradalammengapresiasi novel A Child Called It karya Dave Pelzer.Selainitujugadapatmenjadireferensibagipeneliti lain yang akanmengkaji novel A Child Called It karya Dave Pelzerdarisisi yang lain, jugadapatmenjadisumberinspirasisertapenambahwawasanbagipembaca.
No other version available