Skripsi Ilmu Perikanan
?PENERAPAN MODEL EDUCATIONAL-KINESIOLOGY (BRAIN GYM) DENGAN METODE KWL (WHAT I KNOW, WHAT I WANT TO LEARN, WHAT I LEARNED) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI INFORMASI MELALUI TUTURAN PADA SISWA KELAS X SMA SALAFIYAH PLUMPANG TUBAN TAHUN PELAJARAN 2014/2015?
ABSTRAKSI
Nur Adkha, Ika, 2015:?Penerapan Model Educational-Kinesiology (Brain Gym) Dengan Metode KWL (What I Know, What I Want To Learn, What I Learned) Untuk Meningkatkan Kemampuan Memahami Informasi Melalui Tuturan Pada Siswa Kelas X SMA Salafiyah Plumpang Tuban Tahun Pelajaran 2014/2015?
Pembimbing :Drs. Sarujin, M.Si
Kata Kunci: Penerapan, Model Educational-Kinesiology (Brain Gym), MetodeKWL (What I Know, What I Want To Learn, What I Learned), KemampuanMemahami Informasi Melalui Tuturan.
Ilmu pengetahuan serta pendidikan sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan manusia terutama anak-anak usia sekolah baik itu untuk kebutuhan sekarang maupun untuk masa depan mereka. Berbicara mengenai pendidikan pada masa-masa sekarang ini kebanyakan para tenaga pendidik terlalu memaksakan untuk siswa belajar dan terus belajar untuk memenuhi target penyampaian nilai yang mumpuni, tanpa mempertimbangkan beban mental serta pikiran sehingga timbul stress pada otak yang mengakibatkan siswa malas belajar dan kemampuan siswa menjadi rendah apalagiberfikir untuk mengerjakan soal memahami informasi melalui tuturan.
Proses belajar mengajar adalah kegiatan pokok dalam pendidikan di sekolah. Melalui proses belajar mengajar akan dicapai tujuan pendidikan dalam bentuk perubahan tingkah laku dalam diri pelajar serta meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan. Dalam melaksanakan tugasnya, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai pengetahuan saja, akan tetapi juga sebagai pembimbing dan motivator. Untuk itulah guru dituntut untuk memiliki pengetahuan dan pengalaman yang lebih dalam menghadapi kesulitan belajar yang dihadapi oleh siswa. Berdasarkan latar belakang di atas dan berdasarkan batasan masalah yaitu penerapan model Educational-Kinesiology (Brain Gym) dengan metode KWL (What I Know, What I Want To Learn, What I Learned) untuk meningkatkan kemampuan memahami informasi melalui tuturan (menyimpulkan isi informasi secara tidak langsung (rekaman atau teks yang dibacakan)) maka, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : (1) Bagaimanakah respons siswa terhadap penerapan model Educational-Kinesiology (Brain Gym) sebagai upaya merangsang kerja otak serta meningkatkan semangat belajar memahami informasi melalui tuturan, (2) Apakah penggunaan metode KWL (What I Know, Hat I Want To Learn, What I Learned)dapat meningkatkan kemampuan memahami informasi melalui tuturan pada siswa kelas X SMA Salafiyah Plumpang Tuban Tahun Pelajaran 2014/2015. Tujuan dalam penelitian ini ada tujuan umum dan tujuan khusus, tujuan umumnya adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui ada tidaknya respons siswa serta peningkatan kemampuan memahami informasi melalui tuturan setelah diterapkannya model Educational-Kinesiology (Brain Gym) dengan menggunakan metode KWL(What I Know, Hat I Want To Learn, What I Learned), sedangkan tujuan khususnya adalah (1) untuk mengetahui respons siswa terhadap penerapan model Educational-Kinesiology (Brain Gym), (2) untuk mendeskripsikan penggunaan metode KWL(What I Know, Hat I Want To Learn, What I Learned)sebagai upaya meningkatkan kemampuan memahami informasi melalui tuturan pada siswa kelas X SMA Salafiyah Plumpang Tuban Tahun Pelajaran 2014/2015. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) Respons siswa terhadap penerapan model Educational-Kinesiology (Brain Gym)di kelas X SMA Salafiyah Plumpang Tuban Tahun Pelajaran 2014/2015 berada pada skala sikap setuju dan siswa menjalankannya dengan penuh semangat dan percaya diri, (2) Kemampuan memahami informasi melalui tuturan dengan menggunakan metode KWL (What I Know, Hat I Want To Learn, What I Learned) pada siswa kelas X SMA Salafiyah Plumpang Tuban Tahun Pelajaran 2014/2015 cukup baik sehingga pembelajaran memahami informasi melalui tuturan berhasil dipelajari dengan sangat baik.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 4x pertemuan. Subyek penelitian adalah siswa kelas X SMA Salafiyah Plumpang yang berjumlah 35 siswa. Sampel dalam penelitian sebanyak 3 siswa yang memperoleh nilai tinggi, sedang dan rendah. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus yaitu pra tindakan, siklus I dan siklus II. Dalam setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes (instrumen soal) dan teknik non tes (jurnal, wawancara, observasi dan dokumentasi). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif yang digunakan untuk mendeskripsikan permasalahan dalam proses permasalahan memahami informasi melalui tuturan dan teknik analisis data kuantitatif yang digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami informasi melalui tuturan setelah diberikan tes dalam bentuk presentase.
Dari analisis data diperoleh peningkatan kemampuan memahami informasi melalui tuturan melewatimodel Educational-Kinesiology (Brain Gym)dengan metode KWL (What I Know, Hat I Want To Learn, What I Learned) pada siswa kelas X SMA Salafiyah Plumpang memperoleh skala pada pra tindakan sebesar 52% dan skor presentase tersebut masuk dalam kategori kurang, siklus I sebesar 65,2% dan skor presentase tersebut masuk dalam kategori cukup, siklus II sebesar 73,5% dan skor presentase tersebut masuk dalam kategori baik.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, khususnya bagi guru Bahasa dan Sastra Indonesia dan bagi guru mata pelajaran yang lain pada umumnya.
No other version available