Skripsi Ilmu Perikanan
TELAAH PSIKOLOGI ANALITIK DALAM NOVEL ?GADIS CILIK DI JENDELA? KARYA TETSUKO KUROYANAGAI SEBAGAI PEMBELAJARAN SASTRA DI SMP
Sastra merupakan dunia penuh kreatifitas. Sastra dunia fiktif yang memiliki seribu imajinasi. Banyaknya imajinasi muncullah sastra, kesadaran jiwa yang membacanya. Banyaknya topeng yang diperlihatkan sastra sebanyak aspek-aspek kehidupan. Realitas dimana sastra di ciptakan. Imajinasi dan kreatifitas dua sisi dari alam yang bernama sastra. Dari topeng yang diputar-putar muncul dalam proses penbacanya. Ketika dipandang sebagai imajinatif, sastra memunculkan realitas masyarakat yang mampu sebagai hiburan-hiburan masyarakat.
Novel adalah prosa rekaan yang menyuguhkan berbagai tokoh dan karakter yang berbeda, serta latar yang tersusun secara epik. Novel, karya sastra fiksi prosa yang ditulis oleh seorang novelis. Kata novel berasal dari bahasa Italia novella yang berarti ?sebuah kisah atau sepotong berita?. Novel lebih panjang setidaknya 40.000 kata dan lebih kompleks dari cerpen, dan tidak dibatasi keterbatasan setruktural, metrial, sandiwara atau sajak. Umumnya novel berbicara tentang tokoh-tokoh dan kelakuan kehidupan sehari-hari, dengan menitik beratkan dari sisi-sisi yang aneh dari naaratif tersebut. Novel dalam bahasa Indonesia dibedakan dari , sebuah roman alur critanya lebih kompleks dan jumlah pemeran atau tokoh cerita lebih banyak.
Kepribadian adalah seperangkat karakterifis dan kecenderungan yang stabil, yang menentukan keumuman dan perbedaan tingkah laku psikologik (berfikir, merasa dan gerakan) dari seseorang dalam waktu yang panjang dan tidak dapat difahami secara sederhana sebagai hasil dari tekanan sosial dan tekanan biologis pada saat itu.
Kepribadian adalah kesatuan atau berpotensi membentuk kesatuan. Kita mengembangkan kepribadian, orang harus berusaha mempertahankan kesatuan dan harmoni antar semua elemen kepribadian.
Dalam penelitian ini, penulis menelaah psikologi analitik dalam novel Dadis Cilik di Jendela karya Tetsuko Kuroyanagai sebagai pembelajaran sastra di SMP dengan rumusan masalah: (1) Telaah psikologi analitik aspek struktur kesadaran Introvers dalam Novel Gadis Cilik di Jendela Karya Tetsuko Kuroyanagai?. (2) Telaah psikologi analitik aspek struktur kesadaran Ekstrovers dalam Novel Gadis Cilik di Jendela Karya Tetsuko Kuroyanagai?. (3) Apakah Novel Gadis Cilik di Jendela Karya Tetsuko Kuroyanagai dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran sastra di SMP.
Untuk menelaah psikologi analitik dalam novel Gadis Cilik di Jendela Karya Tetsuko Kuroyanagai, dengan batasan masalah yaitu: (1) Telaah psikologi analitik di fokuskan pada struktur kesadaran. (2) Struktur kesadaran yang terdapat dalam tipologi Carl Gustav Jung dibagi menjadi dua yaitu: (1) Introvers dan (2) Ekstrovers. (3) Penerapan Psikologi Analitik yang mencakup tipologi Carl Gustav Jung dalam pembelajaran Sastra di SMP. (4) Subjek penelitian diambil dari studi pustaka. Penulis menggunakan metode deskriptif, dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Psikologi sastra adalah awal lebih dekat dengan pendekatan biografis dibandingkan dengan pendekatan sosiologis. Sebab analisis yang dilakukan cenderung memanfaatkan data-data personal. Proses kreatif merupakan salah satu model yang banyak dibicarakan dalam rangka pendekatan psikologis. Pendekatan psikologis dianggap agak sulit untuk berkembang, tetapi dengan makin diminatinya pendekatan multidisiplin di satu pihak yang lain, maka pendekatan psikologis diharapkan dapat menghasilkan model-model penelitian yang lebih beragam.
Nevel Gadis Cilik di Jendela Karya Tetsuko Kuroyanagai ini menceritakan tentang kepribadian seorang gadis cilik yang memiliki dua tipe kpribadian.
Kesimpulan dari hasil telaah psikologi analitik dalam novel Gadis Cilik di Jendela Karya Tetsuko Kuroyanagai ini dengan batasan masalah struktur kesadarn, struktur kesadaran terdiri dua kesadaran. Kesadaran introvers dan kesadaran ekstrovers. Sebagai sumbangsih pembelajaran sastra di SMP.
Kesadaran ekstrovers yaitu orang yang ekstrovers terutama dipengaruhi oleh dunia obyektuf, yaitu dunia di luar dirinya. Orientasi tertuju keluar pikiran, perasaan, serta tindakannya terutama ditentukan oleh lingkungannya, baik lingkungan sosial maupun lingkungan non sosial. Dia bersikap positif terhadap masyarakatnya, hatinya terbuka, mudah bergalau, hubungan dengan orang lain lancar. Bahaya dari tipe ekstrovers ialah apabila ikatan kepada dunia luar terlampau kuat, sehingga ia tenggelam dalam dunia obyektif, kehilangan dirinya atau asing terhadap dunia subyektifnya sendiri
Kesadaran introvers yaitu orang yang ekstrovers terutama dipengaruhi oleh dunia obyektuf, yaitu dunia di luar dirinya. Orientasi tertuju keluar pikiran, perasaan, serta tindakannya terutama ditentukan oleh lingkungannya, baik lingkungan sosial maupun lingkungan non sosial. Dia bersikap positif terhadap masyarakatnya, hatinya terbuka, mudah bergalau, hubungan dengan orang lain lancar. Bahaya dari tipe ekstrovers ialah apabila ikatan kepada dunia luar terlampau kuat, sehingga ia tenggelam dalam dunia obyektif, kehilangan dirinya atau asing terhadap dunia subyektifnya sendiri
Saran-saran dari penulis kepada pihak-pihak terkait dengan pemerhati sastra setelah membaca novel Gadis Cilik di Jendela Karya Tetsuko Kuroyanagai Seperti yang sudah diketahui pada bab I dan bab II, psikologi analitik yang peneliti telaah hanya terbatas pada dua struktur kepribadian (kepribadian introvers dan kepribadian ekstrovers. Maka saran untuk peneliti-peneliti selanjutnya telaahlah kepribadian lainnya, sehingga pengetahuan kita tentang karya sastra semakin bertambah dan berkembang.
No other version available