Text
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK CAIR HASIL FERMENTASI KOTORAN DAN CAIRAN RUMEN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PEPAYA (Caricapapaya L.)VARIETAS BANGKOK
ABSTRAK
Syaiful Amin, 2010 :Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Cair Hasil Fermentasi Kotoran dan Cairan Rumen Sapi terhadap Pertumbuhan Tanaman Pepaya (C. papaya L.)Varietas Bangkok
Pembimbing : Ir. IndraWirawan, M.Sidan HestiKurniahuM.Si.
Kata Kunci :Kotoran dan Cairan Rumen Sapi, Pupukcair, Pertumbuhan Tanaman Pepaya
Penggunaan pupuk anorganik dapat merusak struktur tanah dan menyebabkanpencemaran pada lingkungan. Adanya penggantian pupuk anorganik dengan pupuk organik dari bahan alami perlu diterapkandalam bidang pertanian, sehingga pupuk yang digunakan ramah lingkungan.Pupuk organik tidak akan merugikan kesehatan ataupun mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pemberian berbagai konsentrasi pupuk cairhasil fermentasi kotoran dan cairan rumen sapi terhadap pertumbuhan tanamanpepaya(C. papaya L.)Varietas Bangkok. Jenis penelitian ini yang digunakan, peneitian eksperimental dengan menggunakan rancangan percobaan yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Penelitian ini dilakukan di pekarangan rumah peneliti di Desa Boncong Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban selama tiga minggu, pada tanggal 8 sampai 29 bulan Juli tahun 2014.Setelah dilakukan pengamatan dapat disimpulkan bahwa pemberianpupukcairhasilfermentasilimbahorganikkotoran dan cairan rumen sapidapatberpengaruh pada pertumbuhan tanaman pepaya. Hal ini terbukti dari hasil analisis data yang diperoleh padatinggibatangtanamanpepaya(C. papaya L.)Varietas Bangkoknilai Fhitung = 926.195 dan nilai signifikan = 0,000. Dari nilai tersebut nilai signifikan (0,000) < nilai ? (0,05), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Padajumlahdauntanamanpepaya(C. papaya L.) Varietas Bangkoknilai Fhitung = 12.390dan nilai signifikan = 0,000, dari nilai tersebut nilai signifikan (0,000) < nilai ? (0,05), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sedangkan untuk mengetahui perlakuan yang paling baik dilakukan uji BNTLSD. DanhasilPengaruh yang paling baik terhadap tinggi batang, jumlahdaunadalah pada perlakuan K3 yaitu pemberian 75% .
No other version available