TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TAI DENGAN MEDIA BOARD GAMES UNTUK PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA
ABSTRAK
Arif Sapto Wibowo, 2014 :Penerapan Pembelajaran Kooperatif TAI Dengan Media Board Games Untuk Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa.
Pembimbing :Dr.Heny Sulistyaningrum, M.Pd.
Kata Kunci :Kooperatif TAI, Board Games, Motivasi dan Hasil Belajar.
Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dan kurangnya Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil pengamatan di kelas VIII SMP Negeri 5 Tuban bahwa jika motivasi belajar meningkat maka timbal baliknya adalah hasil belajar yang meningkat pula. Oleh karena dalam penelitian ini menerapkan pembelajaran kooperatif TAI dengan media pembelajaran Board Games. Hal Ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa.
Penelitian ini menggunakan penelitian yang berbasis PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 5 Tuban tahun pelajaran 2013/2014 dan instrumen dalam penelitian ini adalah tes motivasi, tes hasil belajar, materi ajar, materi pembelajaran dan media pembelajaran yaitu board games. Adapun untuk metode pengumpulan datanya adalah mengunakan metode tes dan metode angket
Penelitian mempunyai hasil yang baik karena melalui penelitian ini bisa membuktikan bahwa motivasi belajar meningkat pada setiap siklusnya, sehingga peneliti memperoleh siklus I mencapai 31,25%, siklus II mencapai 56,25%, siklus II mencapai 78,12%. Untuk Kategori termotivasi pada kondisi awal tidak ada tetapi pada siklus I terdapat 46,87% dan menurun pada siklus II yaitu 40,62 dan dilanjutkan pada siklus III 21,87%. Untuk kategori cukup termotivasi pada kondisi awal mencapai 43,75 namun pada siklus I mencapai 21,87% selanjutnya pada siklus II 3,12% lalu pada siklus III tidak terdapat siswa yang berkategori cukup termotivasi. Sedangkan untuk kategori kutang termotivasi pada kondisi awal mencapai 56,25% untuk selanjutnya pada siklus I, II, III tidak terdapat siswa yang berkategori kurang termotivasi. Sedangkan untuk hasil belajarnya Pada kondisi awal ketuntasan klasikal sebesar 18,75% (tidak tuntas), siklus I sebesar 25% (tidak tuntas), siklus II sebesar 40,62% (tidak tuntas), dan siklus III sebesar 90,62 (tuntas), sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya.
No copy data
No other version available