TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
Analisis Tingkat Berpikir Siswa Berdasarkan Teori Van Hilele Ditinjau Dari Jenis Kelamin
ABSTRAK
Hesti Vidiana, 2014
: Analisis Tingkat Berpikir Siswa Berdasarkan Teori Van Hilele Ditinjau Dari Jenis Kelamin
Pembimbing : Dr. Warli, M. Pd
Kata Kunci : Tingkat Berpikir, Teori Van Hiele, dan Jenis Jelamin
Salah satu cabang ilmu matematika adalah geometri. Menurut teori Van Hiele, siswa akan melalui lima tingkat berpikir dalam mempelajari dan memahami geometri, yaitu tingkat 0 (visualisasi), tingkat 1 (analisis), tingkat 2 (deduksi informal), tingkat 3 (deduksi), dan tingkat 4 (rigor). Masing-masing siswa tentu akan berbeda dalam menyusun dan mengolah informasi yang mereka dapatkan. Perbedaan antar siswa dalam menyusun dan mengolah informasi pada materi geometri bisa dikarenakan perbedaan jenis kelamin. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan (1) tingkat berpikir siswa berdasarkan teori Van Hiele pada materi segiempat untuk siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tuban yang berjenis kelamin laki-laki dan (2) tingkat berpikir siswa berdasarkan teori Van Hiele pada materi segiempat untuk siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tuban yang berjenis kelamin perempuan.
Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Teknik analisis data adalah analisis deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah tes yang sesuai dengan indikator teori van Hiele.
Hasil penelitian ini adalah : (1) Deskripsi tingkat berpikir siswa berdasarkan teori van Hiele ditinjau dari jenis kelamin laki ? laki dengan rincian sebagai berikut : (a) Tingkat berpikir siswa laki ? laki yang memiliki kemampuan rendah berada pada tingkat 0 (visualisasi), (b) Tingkat berpikir siswa laki ? laki yang memiliki kemampuan sedang berada pada tingkat 0 (visualisasi), dan (c) Tingkat berpikir siswa laki ? laki yang memiliki kemampuan tinggi berada pada tingkat 1 (analisis). (2) Deskripsi tingkat berpikir siswa berdasarkan teori van Hiele ditinjau dari jenis kelamin perempuan dengan rincian sebagai berikut : (a) Tingkat berpikir siswa perempuan yang memiliki kemampuan matematika rendah berada pada tingkat 0 (visualisasi), (b) Tingkat berpikir siswa perempuan yang memiliki kemampuan matematika rendah berada pada tingkat 0 (visualisasi), dan (c) Tingkat berpikir siswa perempuan yang memiliki kemampuan matematika tinggi berada pada tingkat 0 (visualisasi).
No copy data
No other version available