TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Plumpang
ABSTRAKSI
Joko sunarto 2011 : Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Pada
Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Plumpang
Pembimbing : Surawan S.Pd.
Kata Kunci : kemampuan komunikasi matematis
Latar belakang masalah dalam penelitian ini berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru bahwa siswa masih pasif dan banyak siswa yang kesulitan dalam komunikasi menyampaikan ide, gagasan secara lisan maupun tulisan kedalam simbol-simbol matematika serta kurangnya komunikasi siswa dalam hal mengajukan pertanyaan kepada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis dan untuk mengetahui letak kemampuan komunikasi matematis.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian yang diambil yaitu kelas VIII-E SMP Negeri 2 Plumpang yang berdasarkan observasi dan wawancara guru serta saran dari guru jika dibandingkan dengan kelas lain. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Metode tes digunakan untuk memperoleh data pekerjaan siswa pada materi bangun ruang kubus dan balok. Tes dalam bentuk uraian sebanyak 4 butir soal. Teknik analisis data untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis dan letak kemampuan komunikasi matematis kemudian diprosentasekan. Sedangkan untuk letak kemampuan komunikasi matematis dikategorikan sangat tinggi, tinggi, cukup, rendah, sangat rendah
Dari data hasil analisis diperoleh prosentase kemampuan komunikasi matematis. Prosentase tertinggi yaitu kemampuan sedang sebesar 48,58%, tergolong bahwa kemampuan komunikasi matematisnya masih kurang karena hanya beberapa yang sudah tercapai. Sedangkan yang lain kemampuan tinggi sebesar 31,42%, tergolong bahwa sudah mencapai hampir semua indikator dan kemampuan rendah sebesar 20%. Tergolong bahwa sangat rendah karena dari keempat indikator tidak satupun indikator yang diukur dapat dicapai oleh siswa. Untuk letak kemampuan komunikasi matematis diperoleh kemampuan tertinggi pada kemampuan strtegi sebesar 48,57% dengan kategori cukup, kemampuan tata bahasa sebesar 14,29% dengan kategori sangat rendah, kemampuan memahami wacan sebesar 31,43% dengan kategori rendah dan kemampuan sosiolinguistik sebesar 17,14% dengan kategori sangat rendah.
No other version available