Buku PGSD
ANALISIS TINGKAT PERPUTARAN PIUTANG (STUDI PADA PT. CIEASTA MANDIRI SEJAHTERA CABANG TUBAN)
ABSTRAK
Aula Firdaus A, 2014 : Analisis Tingkat Perputaran Piutang (Studi pada PT. Cieasta Mandiri Sejahtera Cabang Tuban)
Pembimbing : Drs. Arif Unwanullah, M.Pd
Kata Kunci : Receivable Turn Over (RTO), Average Collection Period (ACP), Rasio Penagihan, Rasio Tunggakan,
Penelitian ini meneliti tingkat perputaran piutang. Tujuan suatu perusahaan ditinjau dari sudut pandang ekonomi adalah untuk mempertahankan ekisitensinya. Dalam hal ini perusahaan berupaya menciptakan laba, menciptakan pelanggan, dan menjalankan upaya-upaya pengembangan dengan memusatkan perhatian pada kebutuhan masyarakat. Sedangkan perkembangan suatu perusahaan dapat dilihat dari perkembangan status keuangan perusahaan tersebut yang dapat dilihat dari laporan pertanggungjawaban perusahaan yang disajikan dalam laporan keuangan.
Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui rasio keuangan yang berhubungan dengan tingkat perputaran piutang pada PT. Cieasta Mandiri Sejahtera cabang Tuban.
Dalam penelitian ini permasalahan yang dikaji adalah analisis tingkat perputaran piutang. Obyek penelitian adalah PT. Cieasta Mandiri Sejahtera Cabang Tuban. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapangan dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan rasio yang berhubungan dengan rasio perputaran piutang.
Berdasarkan analisis, kesimpulan dan hasil yang diperoleh dari penelitian rasio Receivable Turn Over (RTO) dapat kita lihat bahwa tingkat perputaran piutang perusahaan dari tahun ke mengalami ketidaktetapan (naik-turun), sedangkan Average Collection Period (ACP) PT. Cieasta Mandiri Sejahtera Cabang Tuban setiap tahunnya cukup baik tapi dari hasil Rasio tungakan menunjukkan dari tahun 2012-2013 mengalami ketidakstabilan. Pada tahun 2013 perusahaan sempat mengalami goncangan akibat besarnya rasio tunggakan. Semakin besar rasio tunggakan akan semakin buruk bagi perusahaan, karena ini berarti perusahaan tidak mampu menangani pengembalian piutangnya dengan baik. Rasio penagihan perusahaan PT. Cieasta Mandiri Sejahtera Cabang Tuban tidak stabil. Semakin besar rasio penagihan maka akan semakin baik bagi perusahaan karena itu berarti semakin besar pengembalian modal perusahaan, dan sebaliknya semakin kecil rasio penagihan maka akan berakibat buruk bagi perusahaan karena semakin kecil piutang perusahaan yang berubah menjadi kas.
Dari hasil analisis diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi perusahaan demi kelancaran dan kemajuan di masa yang akan datang.
ABSTRAK
Aula Firdaus A, 2014 : Analisis Tingkat Perputaran Piutang (Studi pada PT. Cieasta Mandiri Sejahtera Cabang Tuban)
Pembimbing : Drs. Arif Unwanullah, M.Pd
Kata Kunci : Receivable Turn Over (RTO), Average Collection Period (ACP), Rasio Penagihan, Rasio Tunggakan,
Penelitian ini meneliti tingkat perputaran piutang. Tujuan suatu perusahaan ditinjau dari sudut pandang ekonomi adalah untuk mempertahankan ekisitensinya. Dalam hal ini perusahaan berupaya menciptakan laba, menciptakan pelanggan, dan menjalankan upaya-upaya pengembangan dengan memusatkan perhatian pada kebutuhan masyarakat. Sedangkan perkembangan suatu perusahaan dapat dilihat dari perkembangan status keuangan perusahaan tersebut yang dapat dilihat dari laporan pertanggungjawaban perusahaan yang disajikan dalam laporan keuangan.
Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui rasio keuangan yang berhubungan dengan tingkat perputaran piutang pada PT. Cieasta Mandiri Sejahtera cabang Tuban.
Dalam penelitian ini permasalahan yang dikaji adalah analisis tingkat perputaran piutang. Obyek penelitian adalah PT. Cieasta Mandiri Sejahtera Cabang Tuban. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapangan dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan rasio yang berhubungan dengan rasio perputaran piutang.
Berdasarkan analisis, kesimpulan dan hasil yang diperoleh dari penelitian rasio Receivable Turn Over (RTO) dapat kita lihat bahwa tingkat perputaran piutang perusahaan dari tahun ke mengalami ketidaktetapan (naik-turun), sedangkan Average Collection Period (ACP) PT. Cieasta Mandiri Sejahtera Cabang Tuban setiap tahunnya cukup baik tapi dari hasil Rasio tungakan menunjukkan dari tahun 2012-2013 mengalami ketidakstabilan. Pada tahun 2013 perusahaan sempat mengalami goncangan akibat besarnya rasio tunggakan. Semakin besar rasio tunggakan akan semakin buruk bagi perusahaan, karena ini berarti perusahaan tidak mampu menangani pengembalian piutangnya dengan baik. Rasio penagihan perusahaan PT. Cieasta Mandiri Sejahtera Cabang Tuban tidak stabil. Semakin besar rasio penagihan maka akan semakin baik bagi perusahaan karena itu berarti semakin besar pengembalian modal perusahaan, dan sebaliknya semakin kecil rasio penagihan maka akan berakibat buruk bagi perusahaan karena semakin kecil piutang perusahaan yang berubah menjadi kas.
Dari hasil analisis diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi perusahaan demi kelancaran dan kemajuan di masa yang akan datang.
No copy data
No other version available