Buku PGSD
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA (BIOLOGI)
Nova Ulfiya, 2015 : Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Training untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Sikap Ilmiah Siswa Pada Mata Pelajaran IPA (Biologi).
Dosen Pembimbing : Dr. Dede Nuraida, M.Si
Kata kunci : Model Pembelajaran, Inquiry Training, Hasil Belajar, Sikap Ilmiah.
Pada pembelajaran IPA khususnya biologi, siswa diarahkan pada kegiatan yang mendorong siswa belajar secara aktif. Namun, fenomena di lapangan selama ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran IPA masih terdapat beberapa masalah di antarannya; 1) kurangnya tingkat pemahaman siswa tentang materi yang diajarkan; 2) partisipasi siswa rendah dalam kegiatan pembelajaran; 3) dominasi siswa tertentu dalam proses pembelajaran; 4) siswa kurang tertarik dengan cara guru menyampaikan materi (metode tidak bervariasi); 5) kemandirian belajar siswa rendah. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran inquiry training untuk meningkatkan hasil belajar dan sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran IPA (biologi) yang bertujuan untuk mengetahui: 1) hasil belajar; 2) sikap ilmiah; 3) aktivitas siswa; 4) aktivitas guru; dan 5) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training pada materi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari; perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Islam Al-Huda Sedayulawas tahun ajaran 2014/2015 sebanyak 30 siswa dengan kemampuan yang heterogen, terdiri dari 17 laki-laki dan 13 perempuan. Data hasil belajar diperoleh dari tes yang diberikan setelah pembelajaran berlangsung sedangkan untuk sikap ilmiah,aktivitas siswa dan guru serta kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran diperoleh dari observasi selama pembelajaran berlangsung. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan teknik statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil belajar siswa mengalami peningkatan nilai rata-rata dari 78,8 menjadi 83,8. Ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan sebanyak 20%. 2) pencapaian indikator sikap ilmiah siswa mengalami peningkatan yaitu sikap ingin tahu dari skor 34,6 menjadi 39,6, sikap jujur dari skor 34,8 menjadi 37,4, sikap tanggung jawab dari skor 30,6 menjadi 37,2, sikap disiplin dari skor 36,2 menjadi 40,4 dan sikap bekerja sama dari skor 33,6 menjadi 40,4. 3) aktivitas siswa mengalami peningkatan dari skor 2,75 menjadi 3, 12. 4) aktivitas guru mengalami peningkatan dari skor 2,86 menjadi 3,09. 5) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran mengalmai peningkatan dari skor 2,86 menjadi 3,25.
No copy data
No other version available