Penelitian Dosen
Studi Tentang Penerapan Metode Diagram Control P-ChartTerhadap Pengendalian Kualitas Kantong Sewing Pada PT Industri Kemasan Semen Gresik (IKSG) Tuban
ABSTRAKSI
Moh. Khoirul Basyar : Studi Tentang Penerapan Metode Diagram Control P-ChartTerhadap Pengendalian Kualitas Kantong Sewing Pada PT Industri Kemasan Semen Gresik (IKSG) Tuban
Pembimbing : Dra. Hery Tugas Setiyowati, M.M.
Kata kunci : Pengendalian kualitas, ketidak sesuaian, dan peta kendali p
PT Industri Kemasan Semen Gresik Tuban merupakan perusahaan manufaktur yang memiliki produk utama kantong semen, PT Industri Kemasan Semen Gresik Tuban merupakan anak perusahaan dari PT Semen Gresik (Persero) Tbk. Sejak tahun 2001 PT Industri Kemasan Semen Gresik telah mendapatkan sertifikat ISO 9001 : 2000 sebagai bukti bahwa perusahaan telah menerapkan manajemen mutu baik dan sesuai dengan standar mutu yang baik, namun meskipun demikian dalam prakteknya masih terdapat produk yang keluar dari batas toleransi yang ditetapkan perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengendalian kualitas di PT Industri Kemasan Semen Gresik Tuban. Analisa pengendalian menggunakan alat bantu diagram kendali p yang berfungsi untuk mengetahui apakah proses produksi di perusahaan keluar atau masih dalam batas toleransi yang ditetapkan perusahaan, diagram pareto berfungsi untuk meranking mana faktor yang memiliki faktor dominan dalam menyebabkan ketidak sesuaian produk, dan diagram sebab akibat berfungsi untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat menyebabkan ketidak sesuaian produk tersebut.
Dari hasil analisa dengan peta kendali p diperoleh kesimpulan bahwa proses produksi diluar batas toleransi yang ditetapkan perusahaan, berdasarkan diagram pareto ketidak sesuaian produk yang perlu segera ditangani adalah perekat yang tidak kuat yang memiliki prosesntase terbesar dibandingkan ketidak sesuaian lainnya yaitu sebesar 81,16 %, dan berdasarkan diagram sebab akibat diperoleh data faktor penyebab ketidak sesuaian adalah manusia/pekerja, material/bahan baku dan pendukung, mesin produksi, dan metode kerja yang digunakan, sehingga perusahaan dapat mengambil tindakan pencegahan serta perbaikan untuk menekan tingkat ketidak sesuaian produk dalam proses meningkatkan kualitas produk.
No copy data
No other version available