Buku PGSD
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X MA HIDAYATUL UMMAH BERINGIN MONTONG TUBAN TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015
ABSTRAK
Nita Mutrika Sari, 2015 Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas X MA Hidayatul Ummah Beringin Montong Tuban Tahun Pelajaran 2014/2015
Pembimbing : Drs. Arif Unwanulloh, M.Pd
Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Aktivitas, Hasil Belajar
Berdasarkan studi awal yang dilakukan oleh peneliti, yang diperoleh dari hasil wawancara dengan guru ekonomi, dan pemberian angket kepada siswa, aktivitas siswa dalam proses pembelajaran belum maksimal atau tergolong masih rendah, sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa yang belum optimal. Untuk itu diperlukan usaha-usaha yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi dengan mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai dan inovatif. Salah satu model pembelajaran yang dipandang sesuai untuk mengatasi masalah tersebut, adalah dengan menerapkan model pembelajaran Berbasis Masalah. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas belajar siswa pada saat proses kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model ekonomi siswa kelas X MA Hidayatul Ummah Beringin Montong.
Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang bersifat kolaboratif yang dilaksanakan selama 3 siklus, dan mengacu pada prosedur penelitian tindakan yaitu: planning, action, observation, dan reflection. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X MA Hidayatul Ummah Beringin Montong. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, lembar angket, daftar dokumentasi, lembar observasi, dan tes evaluasi (post test). Analisis data dilakukan dengan cara mengolah skor hasil pengamatan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa dalam bentuk prosentase.
Hasil penelitian ini siklus I sebesar 61,2% siklus II sebesar 73,7%, dan siklus III sebesar 82,5%. (b) lembar observasi aktivitas siswa dalam pembelajaran menunjukkan aktivitas siswa meningkat yakni siklus I sebesar 66%, siklus II sebesar 76,7% dan siklus III sebesar 80,3%. (c) hasil belajar siswa meningkat yaitu pada siklus I sebesar 60,3%, siklus II sebesar 75,7% dan siklus III sebesar 79,2%. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Berbasis Masalah sangat efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
No copy data
No other version available