Skripsi Ilmu Perikanan
KAJIAN FENOMENOLOGI DALAM NOVEL BUMI CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY
ABSTRAKSI
Wulandari, 2014 : Kajian Fenomenologi Dalam Novel Bumi Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy.
Pembimbing : Dra. Sri Yanuarsih, M.Pd.
Kata Kunci : Kajian fenomenologi
Sastra sebenarnya berhubungan dengan dunia fiksi seperti drama, puisi yang diklasifikasikankedalamsenisama halnyadenganFenomenologi sastra menyakini bahwa karya sastra sebagai suatu gejala humaniora tentu tidak identik dengan gejala alamiah pada umumnya. Regularitas fakta humaniora jelas beda dengan fenomena alam semesta. Hal ini perlu dipahami karena karya sastra adalah karya kreatif manusia. Itulah sebabnya, penelitian aspek dari fenomenologi tentu memiliki paradigma tersendiri dibandingkan ilmu lain.keduanyamempunyaikesamaanyaituuntukmenelitikeduanyamasihberangkatdarimanusiadankehidupansebagaisumberkajian.Berbicaratentangmanusiapsikologijugaterlibatkarenafenomenologi mempelajaritentang realitas yang tampak.Psikolgisastramempelajarifenomenakejiwaantertentu yang dialamitokohutamadalamkaryasastraketikamerespondanberiaksiterhadapdiridanlingkungan.Keduanyadapatterungkaplewatsebuahrefleksi Fenomenologi.
Berdasar hal tersebut di atas, ada tiga permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini, yakni : (1) Problematika agama dalam karya sastra pada novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy (2) Problematika sosial dalam karya sastra pada novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy (3) Aspek budaya dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Adapun tujuan penelitian ini : (1) Mendeskripsikan problematika agama dalam karya sastra pada novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy, dan (2) Mendeskripsikan problematika sosial dalam karya sastra pada novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. (3) Meendeskripsikan Aspek budaya dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy.
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian ini membahas tentang problematika agama, problematika sosial dan Aspek budaya yang terdapat dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Sumber data yang digunakan dalam penelitian karya sastra ini adalah novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Roman ini terdiri dari 546 halaman tanpa sebuah ilustrasi dan novel Bumi Cinta ini diterbitkan oleh Author Publishing (Imprint Basmala Adikarya Legendaris) pada tahun 2010 di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.
Hasil analisis yang diperoleh dari penelitian ini yaitu problematika agama yang sangat kompleks. Masyarakat di negara Rusia yang tidak mengakui adanya Tuhan, menganut paham ateisme, tidak menjalani kewajibannya sebagai umat yang beragama dan sangat membenci agama yang namanya Islam. Kebanyakan memang orang-orang yang hidup dan tinggal di Rusia tidak memiliki agama dan keyakinan. Mereka menganggap seolah-olah Tuhan itu tidak ada. Mereka bebas melakukan apa saja tanpa harus takut dengan dosa dan takut akan murka Tuhan seperti melakukan seks bebas yang hampir dilakukan setiap hari. Selain itu juga dari aspek problematika sosial, yang mana banyak sekali masalah-masalah sosial yang di ungkap diantaranya adalah masalh kriminalitas, kekerasan, pelacuran, masalah ketidakadilan dan masalah permusuhan. Ada juga masalah kebudayaan. Kebudayaan yang ada di negara Rusia sangat beragam, dari mulai cara hidup yang sangat bebas dan liar, serta gaya berpakaian yang sangat fulgar dan terbuka, yang terlihat dari cuplikan-cuplikan yng ada di dalam novel, mengambarkan cara berbusana Yelena, Linor dan Anastasia. Sehingga menjadikan ujian iman paling berat untuk para Muslim di negara tersebut, demikian juga dengan keaneka ragaman makanan yang ada di Rusia yang sangat menarik, yaitu tentang makanan kentang yang konon menjadi makanan paling penting di negara bebas tersebut. Mereka dalam kesehariannya tidak bisa meninggalkan yang namanya kentang, karena baginya kentang adalah penghidup dalam kehidupannya.
Berdasarkanhasilpenelitian,bahwahubunganantarafenomenologidanpsikologi sangat berkaitan. psikologi berjalan pararel dengan filsafat baik dilihat dari sudut isi maupun sudut metode.Psikologi itu disebut psikologi fenomenologis dengan cita-cita pembaharuan dan reformasi karena maksudnya menjadi dasar yang metodis dan prinsipil bagi suatu psikologi ilmiah yang empiris. Psikologis fenomenologi itu lebih dekat pada pemikiran dalam sikap naturalsehingga berguna sebagai pengantar pedagosis untuk pengertian dari filsafat fenomenologis itu.
No other version available