Skripsi Ilmu Perikanan
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENERAPAN POLA GILIR DALAM BERKOMUNIKASI DENGAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF INTERAKTIF BERDASARKAN MODEL PEMBELAJARAN DEBATE SISWA KELAS XI SMKN 2 TUBAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013
ABSTRAKSI
Robitoh, 2009 : Peningkatan Kemampuan Penerapan Pola Gilir Dalam Berkomunikasi Dengan Pendektan Komunikatif Interaktif Berdasarkan Model Pembelajaran Debate Siswa Kelas XI SMKN 2 Tuban Tahun Pelajaran 2012/2013.
Pembimbing : Dra. Sri Yanuarsih, M.Pd
Kata Kunci : Peningkatan,Kemampuan dan penerapan, pola gilir dalam berkomunikasi,pendekatan komunikatif interaktif, model pembelajaran debate.
Penelitian ini merupakan penelitian kelas, penelitian ini dilatar belakangi masih banyaknya siswa yang masih mengalami kesulitan dalam hal berbicara khusunya debate. Kesulitan-kesulitan tersebut muncul karena siswa yang kurang yakin dengan kemampuanya sendiri untuk mengungkapkan pendapat, ide, gagasan. yang Mereka cenderung diam mengikuti alur yang di terapkan oleh pihak sekolah. Hal itu terjadi mungkin karena pembelajaran yang mereka peroleh terutam dlam pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia hanya sebatas teori-teori dan pengetahuan tanpa adanya latihan. Penulis mengambil alternatif untuk menggunakan pendekatan yaitu pendekatan komunikatif interaktif dan menggunakan model pembelajaran yang tepat yaitu model pembelajaran debate. Dengan demikian diharapkan proses pembelajaran siswa akan meningkat sehingga prestasi belajar siswa juga akan menjadi lebih baik.
Dari permasalahan tersebut, penulis merumuskan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimanakah kemampuan penerapan pola gilir dalam berkomunikasi siswa kelas XI SMKN 2 Tuban Tahun Pelajaran 2012/2013? (2) Bagaimanakah kemampuan penerapan pola gilir dalam berkomunikasi dengan pendekatan komunikatif interaktif siswa kelas XI SMKN 2 Tuban tahun Pelajaran 2012/2013? (3) Bagaimanakah kemampuan penerapan pola gilir dalam berkomunikasi dengan pendekatan komunikatif interaktif berdasarkan model pembelajaran debate siswa kelas XI SMKN 2 Tuban Tahun pelajaran 2012/2013? (4) Adakah peningkatan kemampuan penerapan pola gilir dalam berkomunikasi dengan pendekatan komunikatif interaktif berdasarkan model pembelajaran debate siswa kelas XI SMKN 2 Tuban Tahun Pelajaran 2012/2013?
Tujuan dari peneitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Kemampuan menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi dalam sebuah pembelajaran sebelum diterapkan pendekatan komunikatif interaktif berdasarkan model pembelajaran debate pada siswa kelas XI SMKN 2 Tuban kecamatan Tuban kabupaten Tuban. (2) Kemampuan penerapan pola gilir dalam berkomunikasi setelah diterapkan pendekatan komunikatif interaktif berdasarkan model pembelajaran debate pada siswa kelas XI SMKN 2 Tuban kecamatan Tuban kabupaten Tuban. (3) Bahwa melalui pendekatan komunikatif interaktif berdasarkan model pembelajaran debate dapat meningkatkan kemampuan menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi dalam sebuah pembelajaran pada siswa kelas XI SMKN 2 Tuban kecamatan Tuban kabupaten Tuban.
Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari kemampuan peningkatan penerapan pola gilir dalam berkomunikasi dengan pendekatan komunikatif interaktif berdasarkan model pembelajaran debate siswa kelas XI SMKN 2 Tuban Tahun Pelajaran 2012/2013.
Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMKN 2 Tuban Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 30 siswa.
Data yang dikumpulkan menggunakan teknik tes dan teknik non tes. Teknik tes yaitu mmeberikan soal objektif, sedangkan non tes yaitu berupa observasi dan angket.
Berdasarkan analisis data yang diperoleh selama penelitian berlangsung minat siswa dalam pembelajaran pola gilir dalam berkomunikasi mengalami peningkatan. Pada pra siklus diperoleh nilasi sebesar 51% kemudian mengalami peningkatan sebesar 54% pada siklus I dan terus meningkat menjadi 84,4% pada siklus II dan termasuk kategori sangat baik.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI SMKN 2 Tuban Tahun Pelajaran 2012/2013 mampu menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terbukti bahwa tingkat penguasaanya sebesar 84,4% dengan kategori sangat baik. Jadi pengajaran dengan menggunakan pendekatan komunikatif interaktif dan model pembelajaran debate hasil perolehan siswa lebih baik jika dibandingkan dengan tanpa menggunakan pendekatan dan model pembelajaran. Dan disarankan dalam penelitian ni bagi guru bahasa indonesia untuk mencoba menggunakan pendekatan dan menerapkan model pembelajaran debate agar prestasi siswa dapar terus meningkat dalam hal berbicara.
No copy data
No other version available