Text
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING LABORATORY SEBAGAI MODEL KEGIATAN LABORATORIUM BERBASIS DISCOVERY INQUIRY TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA
ABSTRAKSI
Siti Imroatul Mutmainah, 2014: Pengaruh Pembelajaran Problem Solving Laboratory Sebagai Model Kegiatan Laboratorium Berbasis Discovery Inquiry Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa
Pembimbing : Dr.Dede Nuraida, M.Si
Kata Kunci : Problem Solving Laboratory, Kegiatan Laboratorium, Discovery Inquiry, Sistem Organisasi Kehidupan, Aktivitas, Hasil Belajar.
Kecenderungan guru menggunakan model pembelajaran konvensional, menjadikan siswa pasif karena mereka tidak ikut terlibat dalam proses pembelajaran dan hanya bisa membayangkan dan mendengarkan materi yang dijelaskan guru. Akibatnya siswa cenderung bosan dengan materi yang disajikan sehingga hasil belajar siswa rendah karena tingkat pemahaman terhadap materi kurang. Tujuan penelitian adalah untuk mengujicobakan pengaruh penerapan Pembelajaran Problem Solving Laboratory Sebagai Model Kegiatan Laboratorium Berbasis Discovery Inquiry pada pelajaran biologi untuk mendapatkan gambaran pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen yang dilaksanakan dengan sampel siswa kelas VII A sebagai kelas eksperimen dengan perlakuan penerapan Pengaruh Pembelajaran Problem Solving Laboratory Sebagai Model Kegiatan Laboratorium Berbasis Discovery Inquiry dan kelas VII B sebagai kelas kontrol dengan perlakuan pembelajaran konvensional dan diskusi. Penelitian dilaksanakan di MTsAl Madinah Sarang dengan materi system organisasi kehidupan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan posttest pada kelas kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah pembelajaran pada kelas tersebut selesai dilaksanakan, data tersebut digunakan untuk mengukur pengaruh pembelajaran problem solving laboratory sebagai model kegiatan laboratorium berbasis discovery inquiry terhadap hasil belajar siswa ,disamping itu dilaksanakan juga observasi aktivitas siswa, kinerja guru dan angket tanggapan siswa sesuai tahapan pembelajaran sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata posttest eksperimen 71.67, dan pada kelas kontrol 62.50. Berdasarkan hasil uji t menujukan nilai sig. lebih kecil dari 0.05 yaitu 0.017. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat Pengaruh Pembelajaran Problem Solving Laboratory Sebagai Model Kegiatan Laboratorium Berbasis Discovery Inquiry terhadap hasil belajar siswa antara siswa yang mendapat Pembelajaran Problem Solving Laboratory Sebagai Model Kegiatan Laboratorium Berbasis Discovery Inquiry dengan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional atau ceramah.
No copy data
No other version available