Text
STUDI KOMPARASI PENURUNAN PROPORSI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI SPERMATOPHYTA ANTARA SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DENGAN MEDIA REALIA DENGAN SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN METODE DISKUSI INFORMASI DI KELAS X SMA PGRI 1 TUBAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013
ABSTRAK
Fitriatul Ma?rufah, Fitri. 2012 : Studi Komparasi Penurunan Proporsi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Spermatophyta Antara Siswa Yang Diajar Menggunakan Metode Demonstrasi Dengan Media Realia Dengan Siswa Yang Diajar Menggunakan Metode Diskusi Informasi Di Kelas X Sma PGRI 1 Tuban Tahun Pelajaran 2012/2013.
Pembimbing : Dr.Imas Cinta Mulya, M.Si
Kata Kunci : Demonstrasi, media realia, miskonsepsi.
Miskonsepsi merupakan fenomena yang menghambat mutu pendidikan di Indonesia. Observasi yang dilakukan di SMA PGRI 1 Tuban menunjukkan adanya miskonsepsi pada materi spermatophyta. Beberapa guru biologi mensinyalir penjelasan konsep ciri-ciri yang mirip pada pembagian Gymnospermae dan Angiospermae menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk menerapkan metode demonstrasi dengan media realia dan metode diskusi informasi dalam pembelajaran Spermatophyta. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penurunan proporsi miskonsepsi siswa yang diajar melalui metode demonstrasi media realia dengan siswa yang diajar melalui metode diskusi informasi di kelas X SMA PGRI 1 tahun ajaran 2012/2013.
Penelitian ini merupakan penelitian Komparasi dengan rancangan static group comparison pre-test post-test. Kelas control diajar dengan metode diskusi informasi dan kelas komparasi diajar menggunakan metode demonstrasi dengan media realia. Penelitian dilaksanakan di SMA PGRI 1 Tuban pada 1 Mei sampai 20 Mei 2013. Populasi adalah seluruh siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban Tahun ajaran 2012/2013. Sampel terdiri dari kelas X-A (kelas eksperimen) dan kelas X-B (kelas kontrol). Peneliti menggunakan data kuantitatif, berupa proporsi miskonsepsi dari perbandingan rata-rata jumlah miskonsepsi pada tes miskonsepsi 1 dan proporsi miskonsepsi pada tes miskonsepsi 2. Soal yang digunakan dalam penelitian sebelumnya sudah diuji validitas dan reabilitasnya terlebih dulu. Metode yang digunakan untuk menganalisis miskonsepsi adalah metode CRI. Analisis data dengan menggunakan uji Z perbandingan proporsi.
Hasil penelitian diperoleh bahwa proporsi penurunan miskosepsi kelas eksperimen 51,57% sedangkan kelas kontrol 24,80%. Dari data yang diperoleh dilakukan uji Z satu pihak dengan taraf ? 5%. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Zhitung (2,64) > Ztable (1,64), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penurunan proporsi miskonsepsi pada materi Spermatophyta pada kelas yang diajar menggunakan metode demonstrasi dengan media realia lebih besar dari penurunan proporsi miskonsepsi di kelas yang diajar menggunakan metode diskusi informasi.
No copy data
No other version available