Skripsi Ilmu Perikanan
Penerapan Metode Problem Based Instruction Untuk Menigkatkan Kemampuan Mengungkap Informasi Hasil Wawancara Pada Siswa Kelas VIII MTs Al Anwar Sarang Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2012/2013
ABSTRAK
Kesima Esa Anjang,2013 : Penerapan Metode Problem Based Instruction Untuk Menigkatkan Kemampuan Mengungkap Informasi Hasil Wawancara Pada Siswa Kelas VIII MTs Al Anwar Sarang Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2012/2013.
Pembimbing : Drs. Sarujin, M.Si
Kata kunci : Metode Problem Based Instruction dan Mengungkap Informasi hasil Wawancara.
Secara umum penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa sedangkan secara khusus penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengungkap informasi hasil wawancara melalui penerapan metode problem based instruction.
Adapun penentuan kelas dan sekolah yaitu kelas VIII MTs Al Anwar Sarang Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang. Dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan tiga siklus masing-masing dengan melalui (a) Perencanaan (b) Pelaksanaan (c) Pengamatan, evaluaisi, dokumentasi (d) Refleksi.
Dari pengumpulan data diperoleh hasil yang meningkat dalam setiap siklusnya. Pada pra siklus dan siklus I terlihat hasil tes yang masih belum tuntas hal tersebut dikarenakan kemampuan siswa dalam mengungkap informasi hasil wawancara sangat minim sekali sehingga ketuntasan belajar yang di capi masih kurang dari KKM di Mts tersebut yakni dengan nilai 65. Maka untuk selanjutnya peneliti meakukan kegiatan siklus II guna memperbaiki dan meningkatkan lagi hasil tes siswa dari siklus sebelumnya.
Untuk mengungkap informasi hasil wawancara, siswa haruslah melakukan wawancara terlebih dahulu sehingga siswa lebih bisa berani, kreatif, dan mandiri dalam mencari sebuah informasi yang akan didapatkan. Peneliti selalu berusaha memberikan motivasi kepada siswa agar mereka mau dan berani serta bisa bisa memiliki peningkatan kemampuan dalam pembelajaran tersebut.
Dalam pelaksanaan kegiatan siklus II, penelitu kembali menggunakan metode yang diterapkan pada pembelajaran mengungkap informasi hasil wawancara seperti yang sudah diterapkan pada siklus 1. Dimana pada siklus I diperoleh hasil rata-rata yang meningkat dari kegiatan pra siklus, yaitu dari rata-rata 22,8 meningkat menjadi 42. Dilanjutkan dengan kegiatan siklus II rata-rata meningkat dari rata-rata 42 menjadi 68 yang termasuk dalam kategori cukup. Meskipun nilai ini tidak terlalu baik, namun siswa bisa merasakan dan mengalami pembelajaran praktik wawancara yang tidak pernah dilakukan pada pembelajaran sebelum-sebelumnya. Dengan memperhatikan nilai pada siklus II tersebut peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa penerapan metode problem based instruction dapat meningkatkan kemampuan mengungkap informasi hasil wawancara pada siswa kelas VIII MTs Al Anwar Sarang Kecamatan Sarang Kabupaten Rembang.
Dari data penelitian yang berupa jawaban siswa kelas VIII-B SMP Negeri 4 Semanding tahun pelajaran 2012/2013 diperoleh hasil rata-rata pada pra siklus yang mendapatkan nilai rata-rata 49,375. Setelah melakukan penelitian pada siklus I meningkat menjadi 61,291, dan siklus II mengalami peningkatan menjadi 76,458.
Dengan demikian dapat disimpulkan dari analisis bahwa kemampuan menemukan pokok-pokok berita yang diperdengarkan dengan media audio melalui metode Mind Mapping pada siswa kelas VIII-B SMP Negeri 4 Semanding tahun pelajaran 2012/2013 sudah mengalami peningkatan sehingga siswa mampu dalam menerima pembelajaran yang disampaikan oleh peneliti, dan tercipta siswa yang terampil dalam menggunakan bahasa Indonesia.
Saran yang penulis ingin ajukan antara lain agar guru menggunakan metode Mind Mapping di dalam proses pembelajaran menemukan pokok-pokok berita dari media audio.
No copy data
No other version available