Penelitian Dosen
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Menabung Di KJKS BMT BUS Jawa Timur Cabang Merakurak.
ABSTRAK
Hartini 2015 : Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Nasabah Dalam Menabung Di KJKS BMT BUS Jawa Timur Cabang Merakurak.
Pembimbing : Dr. Dumiati, M.Pd
Kata Kunci : Kualitas pelayanan, Keputusan nasabah, Menabung.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kesadaran nasabah atas pentingnya kualitas pelayanan yang mereka dapatkan dari lembaga keuangan. Tujuan penelitian ini adalah 1)Mendeskripsikan kualitas pelayanan berdasarkan dimensi keandalan, daya tanggap, kepastian, empati, dan berwujud. 2)Mengkaji pengaruh kualitas pelayanan dimensi keandalan secara parsial terhadap keputusan nasabah dalam menabung. 3)Mengkaji pengaruh kualitas pelayanan dimensi daya tanggap secara parsial terhadap keputusan nasabah dalam menabung. 4)Mengkaji pengaruh kualitas pelayanan dimensi kepastian secara parsial terhadap keputusan nasabah dalam menabung. 5)Mengkaji pengaruh kualitas pelayanan dimensi empati secara parsial terhadap keputusan nasabah dalam menabung. 6)Mengkaji pengaruh kualitas pelayanan dimensi berwujud secara parsial terhadap keputusan nasabah dalam menabung. 7)Mengkaji kualitas pelayanan (ditinjau dari dimensi kualitas pelayanan keandalan, daya tanggap, kepastian, empati, dan berwujud) secara simultan berpengaruh terhadap keputusan nasabah untuk menabung.
Penelitian dilakukan di Jl. Merakurak-Tuban Kec. Merakurak. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 250 nasabah. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 37 responden yang diambil 15% dari jumlah populasi. Hasil analisis data diperoleh kesimpulan kualitas pelayanan KJKS BMT BUS Jawa Timur cabang Merakurak tergolong baik, berdasarkan jawaban responden sebesar 75,7%. Keputusan nasabah dalam menabung tergolong sangat tepat, berdasarkan jawaban respoden sebesar 59,4%. Kualitas pelayanan berdasarkan dimensi keandalan, secara parsial terbukti berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam menabung, karena nilai t hitung > t tabel (4,150 > -2,040) dan signifikansi > 0,05 (0,000 < 0,05), maka Ho ditolak. Kualitas pelayanan berdasarkan dimensi daya tanggap, secara parsial terbukti berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam menabung, karena nilai t hitung > t tabel (1,263 > -2,040) dan signifikansi > 0,05 (0,028 > 0,05), maka Ho ditolak. Kualitas pelayanan berdasarkan dimensi kepastian, secara parsial terbukti berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam menabung, karena nilai t hitung < t tabel (1,736 < 2,040) dan signifikansi > 0,05 (0,029 > 0,05), maka Ho ditolak. Kualitas pelayanan berdasarkan dimensi empati, secara parsial terbukti berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam menabung, karena nilai -t hitung < -t tabel (-2,118 < -2,040) dan signifikansi < 0,05 (0,037 < 0,05), maka Ho ditolak. Kualitas pelayanan berdasarkan dimensi berwujud, secara parsial terbukti berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam menabung, karena nilai t hitung > t tabel (3,291 > -2,040) dan signifikansi < 0,05 (0,002 < 0,05), maka Ho ditolak. Kualitas pelayanan berdasarkan keandalan, daya tanggap, kepastian, empati, dan berwujud secara simultan berpengaruh terhadap keputusan nasabah dalam menabung, karena F hitung > F table (18,448 > 2.523) dan signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05), maka Ho ditolak.
No copy data
No other version available