Penelitian Dosen
Sistem dan prosedur akuntansi pendapatan (studi kasus pada PT Geneng Sari Lamongan)
ABSTRAK
Farida, umi. 2015 : Sistem dan prosedur akuntansi pendapatan (studi kasus pada PT Geneng Sari Lamongan)
Dosen Pembibing : Dr. Dumiyati, M.Pd
Kata kunci : Sistem. Prosedur akuntansi, Pendapatan
Penetian ini dilatar belakangi oleh pentingnya sistem dan prosedur akuntansi pendapatan bagi perusahaan. Sistem dan prosedur akuntansi pendapatan yang baik sesuai dengan ketentuan dan syarat fungsi-fungsi yang terlibat, prosedur yang terkait, dokumen yang digunakan, catatan akuntansi dan pengendalian intern. Hal ini dapat mencegah adanya penyelewengan keuangan atau kecurangan pada perusahaan.
Tujuan penelitian ini adalah : 1. Mendeskripsikan penerapan Sistem dan Prosedur Akuntansi Pendapatan ditinjau dari fungsi yang terlibat, prosedur yang terkait, dokumen dan catatan yang digunakan serta pengendalian intern pada PT Geneng Sari Lamongan. 2. Mengkaji Keefektifan Bagan Alir Sistem dan prosedur Akuntansi Pendapatan yang diterapkan pada PT Geneng Sari Lamongan. 3. Mendeskripsikan Pengendalian Intern Sistem dan Prosedur Akuntansi Pendapatan pada PT Geneng Sari Lamongan.
Penelitian dilakukan di Ds. Blimbing kec Lamongan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Adapun teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap pihak yang terkait yang kemudian dibandingkan dengan teori yang ada.
Hasil analisa data diperoleh kesimpulan sistem dan prosedur akuntansi pendapatan pada PT Geneng Sari Lamongan ditinjau dari penjualan tunai yaitu : aspek fungsi yang terlibat sebesar 36% dikategorikan efektif, prosedur yang terkait sebesar 26,7% dikategorikan kurang efektif, dokumen yang digunakan sebesar 72,7% dikategorikan tidak efektif, catatan akuntansi sebesar 100% dikategorikan tidak efektif dan pengendalian pada penjualan tunai sebesar 75% dikategorikan tidak efektif. Penerapan sistem dan prosedur akuntansi pendapatan piutang ditinjau dari fungsi yang terlibat sebesar 44,4% dikategorikan kurang efektif, prosedur yang terkait sebesar 62,5% dikategorikan kurang efektif, dokumen yang digunakan sebesar 57,1% dikategorikan kurang efektif dan pengendalian intern sebesar 62,5% dikategorikan kurang efektif.
No copy data
No other version available