Buku PGSD
Penerapan model pembelajaran experiential learning kolb sebagai uapaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada materi ekosistem kelas X MA Tarbiyatul Islam Soko
ABSTRAK
Mamluatul.K, 2013, Penerapan model pembelajaran experiential learning kolb sebagai uapaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada materi ekosistem kelas X MA Tarbiyatul Islam Soko
Pembimbing Dr. Dede Nuraida, M.Si.
Kata Kunci Experiential learning, berpikir kritis, hasil belajar.
Pembelajaran dengan menggunakan metode ceramah dan menghafal materi membuat siswa menjadi pasif dan tidak bisa berpikir kritis sehingga ketuntasan hasil belajarpun tidak bisa tercapai secara maksimal. Kurangnya berpikir kritis siswa menjadi salah satu permasalahan yang harus dihadapi sekolah khususnya di MA Tarbiyatul Islam Soko. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengatasinya. Tujuanya untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Experiential learning kolb pada materi ekosistem kelas X.
Penilitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dirancang dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah kelas X-A MA Tarbiyatul Islam Soko sebanyak 31 siswa menggunakan parameter berupa kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar yang meliputi aspek afektif, psikomotor dan kognitif. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah lembar observasi untuk kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar aspek afektif dan aspek psikomotor, serta tes untuk hasil belajar kemampuan kognitif. Teknik analisa data yang digunakan adalah diskriptif kualitatif dan diskriptif kuantitatif. Mengenai keberhasilan produk, dapat diketahui prosentase keberhasilan. Sedangkan untuk validasi data dengan menggunakan spss versi 17.
Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata presentase kemampuan berpikir kritis siswa siklus I mencapai 70,4% pada siklus II mencapai 78,5%. Hasil belajar aspek afektif siklus I mencapai 72,1% siklus II mencapai 78%. Aspek psikomotor siklus 1 mencapai 71,1% pada siklus II mencapai 80,3%. Begitu juga aspek kognitif siklus I ketuntasan klasikal mencapai 70,9% pada siklus II mencapai 100%. Dari data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran Experiential learning kolb pada materi ekosistem dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas X-A MA Tarbiyatul Islam Soko.
No copy data
No other version available