Text
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESMENT AND SATISFACTION (ARIAS) DENGAN SELF ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANCAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014
ABSTRAK
AVIDDA VIRLIA, 2014 : Penerapan Model Pembelajaran Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction (ARIAS) dengan Self Assessment Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi
Dosen Pembimbing : Dr. Supiana Dian Nurtjahyani, M.Kes
Kata Kunci : Model Pembelajaran Assurance, Relevance, Interest, Assesment And Satisfaction (ARIAS), Self Assessment, Hasil Belajar Biologi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh model pembelajaran yang kegiatannya kebanyakan hanya mencatat keseluruhan penjelasan guru akibatnya tidak bisa memahami materi dengan baik dan turunnya hasil belajar siswa, sehingga dengan model pembelajaran Assurance, Relevance, Interest, Assesment and Satisfaction (ARIAS) merupakan salah satu upaya perbaikan dan peningkatan pembelajaran biologi. Penggunaan model pembelajaran ARIAS ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas siswa; (3) Aktivitas guru; (4) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (5) Self assessment siswa.
Penelitian ini di desain melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-B SMP N 2 Bancar Tuban Tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 25 siswa, dengan siswa laki-laki sebanyak 12 siswa dan 13 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan angket.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 60% meningkat pada siklus II menjadi 92%.(2) Aktivitas siswa pada siklus I adalah 76% meningkat pada siklus II menjadi 86,85% dengan kriteria sangat baik. (3) Aktivitas guru pada siklus I adalah 29,7% meningkat pada siklus II menjadi 33,9% dengan kriteria sangat baik.(4) Nilai rata-rata kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I adalah 3,07 meningkat pada siklus II menjadi 3,6 dengan kriteria sangat baik.(5) Hasil dari angket self assessment siswa pada siklus I mencapai 84,6% dengan kategori baik dan 15,4 dengan kategori jelek, sedangkan pada siklus II yaitu 88% dengan kategori baik dan 12% dengan kategori jelek.
Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa (1) Ketuntasan hasil belajar kelas mengalami peningkatan di setiap siklusnya.(2) Aktivitas siswa pada setiap siklusnya meningkat hingga berkategori sangat baik.(3) Aktivitas guru mengalami peningkatan pada setiap siklusnya hingga berkategori sangat baik.(4) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran di setiap siklusnya selalu meningkat hingga berkategori sangat baik.(5) Self assessment siswa semakin meningkat dengan kategori baik.
No copy data
No other version available