Penelitian Dosen Ilmu Politik
PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus)
RINGKASAN
ARI WIDODO. NPM. 1309090015. PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN TERHADAP KELANGSUNGAN DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus) DENGAN UKURAN 5 cm. PEMBIMBING I : Ir. ARIF TRIBINA, M.M DAN PEMBIMBING II : Drs. MIFTACHUL MUNIR, M. M
Ruang lingkup penelitian terbatas pada frekuensi pemberian pakan sangat mempengaruhi pertumbuhan dan survival rate/sintasan ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) dengan waktu yang berbeda sesuai yang ditentukan meskipun hasil survival rate/sintasanya optimal yaitu tidak berbeda nyata, namun pertumuhan boot atau berat menunjukan hasil yang sempurna.
Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetaui frekuensi pemberian pakan yang optimal dan pengaruh pemberian pakan terhadap pertumbuhan dan survival rate/sintasan ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus)
Kegunaan dari hasil penelitian ini adalah diharapkan dapat bermanfaat sebagai sumber informasi mengenai frekuensi pemberian pakan terhadap pertumbuhan dan survival rate/sintasan ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus).
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan UNIROW Tuban Jawa Timur. Adapun waktu penelitian dilaksanakan tanggal 26 Juni Sampai 25 Juli 2013.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) dengan ukuran panjang 5 cm dan berat 5 gram. Sebagai wadah untuk penelitian ini adalah sterefoam. Media yang digunakan air laut yang sudah disaring dengan salinitas 30 ppt, pH 7,6, D0 5, suhu 27 dan tiap sterefoam diisi 20 liter air laut. Penelitian ini mengunakan metode eksperimen, pada metode percobaan ditunjukan untuk meliat suatu hasil yang mengambarkan hubungan variable ? variable yang diteliti. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan masing ? masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali,
Hasil analisis sidik ragam di atas menunjukkan bahwa nilai F hitung (3) < F 5% (6,94) maka dari hasil tersebut berarti bahwa tidak ada perbedaan yang nyata terhadap hasil SR/survival rate dari setiap perlakuan, pertumbuhan bobot ikan kerapu adalah nilai F hitung (79,82) > F 1% maka dari hasil analisis sidik ragam menunjukan perbedaan yang sangat nyata terhadap hasil pertambahan bobot ikan kerapu macan, pertambahan panjang nilai F hitung (79,82) > F1% (18) maka hasilanalisis sidik ragam menunjukan adanya perbedaan yang sangat nyata terhadap hasil pertambahan panajang ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus).
No copy data
No other version available