100
Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Pengajuan Masalah (Problem Posing) dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Muatan pelajaran PPKn Pada Siswa Kelas V Semester II SDN Se-Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2020/2021
ABSTRAKSI
Ardhiani, Oktian Ika.2022: Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Pengajuan Masalah (Problem Posing) dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Muatan pelajaran PPKn Pada Siswa Kelas V Semester II SDN Se-Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2020/2021
Kata Kunci : Problem Posing, Konvensional, Hasil Belajar, Gaya Belajar
Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar muatan pelajaran PPKn antara siswa yang belajar melalui pembelajaran pengajuan masalah (problem posing) dengan pembelajaran konvensional pada Siswa Kelas V Semester II SDN Se-Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2020/2021, 2) Untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar muatan pelajaran PPKn antara kelompok siswa yang mempunyai gaya belajar auditif, visual dan kinestetik pada Siswa Kelas V Semester II SDN Se-Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2020/2021. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menambah kualitas dan wawasan dalam muatan pelajaran PPKn dengan melaksanakan Penggunaan Metode Pembelajaran Pengajuan Masalah (Problem Posing) dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Muatan pelajaran PPKn Pada Siswa Kelas V Semester II SDN Se-Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2020/2021.
Jenis penelitian ini adalah menggunakan rancangan penelitian eksperimen yang akan meneliti pengaruh antara dua variabel, yaitu pembelajaran menggunakan (problem posing dan gaya belajar terhadap hasil belajar PPKn peserta didik SDN Pandanwangi 1 dan SDN Glagahsari, dimana sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 16 siswa pada SDN Pandanwangi 1 untuk kelas eksperimen dan 16 siswa pada SDN Glagahsari Soko, Tuban untuk kelas kontrol. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis varians yang lebih dikenal dengan istilah Anava 2 (dua) jalur, dengan fasilitas program IBM SPSS v.22
Hasil analisis menyebutkan bahwa 1) Ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar PKn pebelajar kelas V SDN Pandanwangi 1 dengan pembelajaran menggunakan pendekatan Problem Posing dengan kelas V SDN Glagahsari Soko, Tuban dengan pembelajaran menggunakan pendekatan Konvensional. Artinya pembelajar yang diajar dengan pendekatan Problem Posing hasil belajarnya lebih baik dari pada pembelajaran dengan pendekatan secara Konvensional, hal ini ditunjukkan dengan hasil belajar (posttest) didapatkan bahwa nilai kelas V SDN Pandanwangi 1 menggunakan pendekatan Problem Posing (eksperimen) memiliki nilai rata-rata sebesar 88,75 sedangkan hasil belajar (posttest) kelas V SDN Glagahsari menggunakan pendekatan konvensional (kontrol) memiliki nilai rata-rata sebesar 75,63; 2) Ada perbedaan hasil belajar PKn pebelajar kelas V SDN Pandanwangi 1 dan kelas V SDN Glagahsari Soko, Tuban yang memiliki gaya belajar visual, gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik. Artinya pembelajar yang memiliki gaya belajar visual, gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik dari kelas V SDN Pandanwangi 1 lebih baik dari pada pembelajar yang memiliki gaya belajar visual, gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik dari kelas V SDN Glagahsari Soko, Tuban. Hal ini dapat terlihat dari nilai rata-rata gaya belajar siswa antara SDN Pandanwangi 1 dengan SDN Glagahsari Soko, Tuban.
No other version available