Buku PGSD
PENGEMBANGAN MEDIA BOX ANIMAL UNTUK MENSTIMULASI MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL LERAN KULON
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya media pembelajaran untuk menstimulus motorik halus pada anak kelompok B Di TK Aisyiyah Bustanul Atfhal Leran Kulon yang kurang bervariasi. Dalam pengembangan media yang mampu membantu proses belajar anak, perlu menekankan poin belajar yang menyenangkan. Oleh sebab itu dalam mengatasi permasalahan tersebut, penulis berinisiatif mengembangkan media pembelajaran untuk menstimulus motorik halus anak kelompok B usia 5-6 tahun yang bernama ?Box Animal?. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau disebut Research dan development (R&D) yaitu metode penelitian yang di gunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kefektifitasan produk tersebut. Teknik pengumpulan data dengan observasi, angket dan dokumentasi. Langkah-langkah yang di gunakan dalam penelitian ini mengacu pada tahap R & D dengan model Borg and Gall yang dikembangkan oleh Sugiyono dengan mengambil 8 dari 10 tahapan yang ada. Tahapan tersebut diantaranya yaitu: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan langkah-langkah peneliti yang dikemukakan Borg anda Gall. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan yang dilakukan dalam desain penelitian ini menurut Sugiyono: 1) Potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Revisi desain, (6) Uji coba produk, (7) Revisi produk, (8) Uji coba pemakaian, (9) Revisi produk, (10) Produksi masal. Namun penelitian hanya sampai pada tahap ke-8 yaitu uji coba pemakaian. Berdasarkan hasil validasi materi dan media diperoleh kesimpulan bahwa media pembelajaran " Box Animal " Layak digunakan untuk pembelajaran dengan tujuan untuk menstimulus motorik halus anak Kelompok B usia 5-6 tahun, indikator penilaian ahli materi dengan 2 validator memperoleh skor rata-rata 3,8 dengan prosentase kelayakan 77,7 % dan di kategorikan Layak. Sedangkan ahli media dengan 2 validator memperoleh skor rata-rata 4,15 dan prosentase kevalidan 78,5 % dan di kategorikan Layak. Sedangkan hasil uji coba awal dengan jumlah 5 anak dengan 10 indikator mendapatkan nilai keseluruhan 190, dengan nilai rata-rata 95% dan dikategorikan ?Sangat Baik?. Sedangkan uji coba pemakaian diuji cobakan pada kelompok besar yang berjumlah 15 anak dengan 10 indikator mendapatkan nilai keseluruhan 526, mendapatkan nilai rata-rata 87,6% dan dikategorikan ?Sangat Baik? Jadi kesimpulannya adalah media Box Animal "Layak" di gunakan sebagai media pembelajaran untuk menstimulus motorik halus anak.
Kata Kunci: Motorik Halus, Box Animal, Anak Kelompok B.
No other version available