BUKU PAUD
Penerapan Manajemen E-Learning Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Mahasiswa Pada Program Studi Pendidikan Ekonomi UNIROW Tuban
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya (1) upaya pemerintah dalam
pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan kampus, dengan mewajibkan
perguruan tinggi melaksanakan perubahan metode pembelajaran secara e-learning,
(2) pada awal-awal implementasi kebijakan pemerintah ini, belum semua dosen
dan mahasiswa siap melaksanakan pembelajaranan secara e-learning, (3) adanya
kendala jaringan internet, (4) mahasiswa belum terbiasa belajar secara mandiri
secara online, (5) rendahnya kemandirian belajar berdampak pada hasil belajar
mahasiswa.
Tujuan penelitian secara umum adalah untuk mendeskripsikan manajemen elearning
dalam meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa Program studi
Pendidikan Ekonomi semester gasal 2020/2021. Adapun tujuan penelitian secara
khusus untuk : 1) mendekripsikan perencanaan e-learning oleh dosen; 2)
mendeskripsikan implementasi e-learning dalam perkuliahan; 3) mendeskripsikan
monitoring dan evaluasi e-learning, 4) mendeskripsikan kemandirian belajar
mahasiswa selama pembelajaran secara e-learning.
Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Responden penelitian adalah
seluruh dosen tetap program studi pendidikan ekonomi berjumlah 14 orang, ketua
Program Studi, teknisi IT dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Unirow
berjumlah 65. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner yang
dikirim melalui google form, wawancara dan dokumentasi. Metode kuesioner
digunakan untuk mengumpulkan data tentang manajemen e-learning dan kemandirian
belajar mahasiswa. Kuesioner dibagikan kepada 14 dosen tetap untuk gambaran
manajemen e-learning yang dilakukan selama pandemi Covid-19. Manajemen elearning
mengacu pada perencanaan dan pelaksanaan e-learning, penilaian dan
evaluasi hasil belajar. Kuesioner juga dibagikan kepada 65 mahasiswa melalui aplikasi
Google Form dan Whattapps untuk mengetahui respon mahasiswa terhadap
manajemen e-learning yang telah diterapkan dan kemandirian belajar mahasiswa
dalam e-learning. Wawancara dengan Ketua Program Studi Ekonomi dan teknisi IT
digunakan untuk melengkapi data tentang manajemen e-learning. Analisis data
penelitian dilakukan secara deskriptif dengan menghitung persentase dan melalui skor
rata-rata, interval, dan kategorisasi.
Berdasarkan analisis data diperoleh temuan: 1) manajemen e-learning sebesar
3,49 (cukup efektif); 2) Mahasiswa merespon positif pembelajaran daring di masa
pandemi Covid-19, 3) merdeka belajar di e-learning menunjukkan bahwa 7,69%
mahasiswa memiliki kemandirian belajar yang rendah, 21,61% kurang mandiri,
40,07% cukup mandiri dan 27,63% memiliki kemandirian tinggi. Dapat
disimpulkan bahwa manajemen e-learning cukup efektif dalam meningkatkan
kemandirian belajar mahasiswa. Namun, masih ada beberapa aspek yang perlu
ditingkatkan. Aspek-aspek tersebut antara lain: 1) Mengoptimalkan perencanaan
dan implementasi e-learning, 2) menyiapkan repositori materi digital yang mudah
iv
diakses oleh mahasiswa, 3) kesiapan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam elearning
Akhir dari kegiatan penelitian akan menghasilkan luaran berupa: 1) pemateri
dalam seminar internasional, artikel ilmiah akan dipublikasikan jurnal
nasional, 2) book chapter tentang e-learning dalam buku digitalisasi sebagai
pengembangan model pembelajaran.
No copy data
No other version available