Buku PGSD
PENGEMBANGAN MODUL TEMATIK BERORIENTASI PADA KEMAMPUAN MENULIS SISWA KELAS IV SD
Kurikulum merupakan komponen yang memiliki posisi penting sebagai pengantar untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam sejarah dunia pendidikan Indonesia sudah diadakan beberapa perubahan kurikulum dengan tujuan untuk menyesuaikan perkembangan dan kemajuan zaman yang kemudian saat ini berubah menjadi kurikulum 2013. Berdasarkan kurikulum 2013 kegiatan pembelajaran saat ini harus menggunakan pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan Scientific yang pelaksanaanya menekankan pada lima kegiatan, yaitu: mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan. Berdasarkan lima kegiatan tersebut mengkomunikasikan menjadi kegiatan yang tidak kalah penting dalam komunikasi siswa untuk menyampaikan pendapat, ide, gagasan, perasaan baik secara lisan dan tulisan. Kaitan komunikasi dengan kegiatan pembelajaran adalah siswa mampu secara lisan dan tulisan dapat menyajikan data yang harus di peroleh berdasarkan KD pada subtema dengan 6 kegiatan pembelajaran. Sehingga berdasarkan KD tersebut siswa diharapkan dapat memiliki kemampuan menulis cerita fiksi. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model pengembangan Four-D menurut Thiagaradjan dkk yang memiliki empat tahapan, yaitu: Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develope (pengembangan), dan Dessiminate (penyebaran). Namun penelitian ini dapat dilaksanakan hanya sampai pada tahap pengembangan, pada tahap penyebaran tidak dapat dilaksanakan karena adanya wabah covid-19 yang membuat segala aktivitas di sekolah dihentikan. Hasil dari penelitian menunjukkan modul tematik yang dikembangkan dalam kriteria sangat layak, ditinjau dari rata-rata kelayakan materi sebesar 88,33%, kelayakan desain sebesar 88,56%, dan kelayakan bahasa sebesar 85%. Setelah modul dinyatakan layak maka uji coba dapat dilakukan pada 25 siswa untuk mengetahui kualitas modul tematik.
No other version available