Buku PGSD
ANALISIS KESIAPAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH WILAYAH KECAMATAN JENU DALAM MENERAPKAN KURIKULUM MERDEKA PADA PELAJARAN MATEMATIKA
Mendikbud Ristek RI Nadiem Anwar Makarim telah resmi meluncurkan nama baru dari kurikulum prototipe yang sekarang diganti menjadi Kurikulum Merdeka. Kurikulum merdeka ini menekankan keleluasaan kepada siswa maupun guru dalam melaksanakan pembelajaran. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang akan dilaksanakan pada satuan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis kesiapan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka jenjang Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Tuban dan untuk mengetahui penyebab direncanakannya Kurikulum Merdeka. Subjek dalam penelitian ini adalah Kasi Pendidikan Madrasah Kementrian Agama Kabupaten Tuban dan Kepala serta Wakil Kepala Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah Manbail Futuh Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan angket dan melakukan wawancara kepada subjek penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru Madrasah Ibtidaiyah Wilayah Kecamatan Jenu dalam menerapkan kurikulum merdeka dalam pelajaran matematika belum mencapai kategori siap namun baru mencapai kategori cukup siap karena baru 58,4% responden yang menyatakan bahwa mereka siap menerapkan kurikulum merdeka pada pembelajaran. Hal ini dikarenakan belum meratanya sosialisasi maupun Bimtek yang dilaksanakan oleh pemerintah karena hanya perwakilan dari Madrasah yang mengikuti Bimtek tersebut sehingga pengetahuan guru mengenai kurikulum merdeka masih kurang. disamping itu juga masih kurangnya kelengkapan sarana dan prasarana di Madrasah untuk menerapkan kurikulum merdeka.
No other version available