100
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Membaca Intensif Berbasis Literasi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Komunikasi pada Siswa SD
ABSTRAK
Nur?aini Fadhilah, 2022 : Pengembangan E-Modul Pembelajaran Membaca
Intensif Berbasis Literasi untuk Meningkatkan
Keterampilan Berpikir Kritis dan Komunikasi pada
Siswa SD
Pembimbing I : Dr. Moh. Mu?minin, M.Pd.
Pembimbing II : Dr. Heny Sulistyaningrum, M.Pd.
Kata Kunci : E-Modul, Membaca Intensif, Literasi, Berpikir Kritis,
Komunikasi
Berdasarkan survei awal hasil belajar siswa kelas IV SDN Purworejo Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban pada mata pelajaran bahasa Indonesia masih belum mampu menunjukkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi. Untuk itu tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan e-modul pembelajaran membaca intensif berbasis literasi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi pada siswa SD, dengan harapan hasil penelitian ini dapat mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi Siswa SD pada mata pelajaran bahasa Indonesia.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif menggunakan model 4-D (Four D). Data dikumpulkan melalui lembar observasi, instrumen tes, validasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan informasi yang diperoleh bahwa keterampilan berpikir kritis dan komunikasi Siswa kelas IV SDN Purworejo masih terlihat kurang. Dengan menggunakan e-modul pembelajaran membaca intensif berbasis literasi di kelas IV SDN Purworejo mengalami peningkatan. Secara kuantitatif dari hasil validasi ahli desain pembelajaran memperoleh presentase 87%, ahli isi materi 85,5% dan ahli e-modul memperoleh persentase sebesar 84,5% dengan kategori layak atau valid, dari data respon siswa sebesar 91,93, data respon guru sebesar 87,5% dan presentase observasi keterlaksanaan sebesar 95% dengan kategori sangat layak atau praktis, sementara data dari hasil keterampilan berpikir kritis siswa mendapatkan nilai rata-rata pretest 51% sedangkan untuk hasil keterampilan komunikasi siswa pretest 39%, kemudian setelah pembelajaran menggunakan e-modul pembelajaran membaca intensif berbasis literasi, meningkat pada posttest keterampilan berpikir kritis siswa menjadi 78% dan posttest keterampilan komunikasi siswa sebesar 78%. Sedangkan secara kualitatif menunjukkan bahwa siswa lebih mampu dan memiliki keterampilan berpikir kritis dan komunikasi, hal ini terlihat dari hasil observasi yang dilakukan.
No other version available