100
DESTINASI WISATA PANTAI KELAPA SEBAGAI SUMBER BELAJAR NILAI-NILAI SOSIAL DAN LINGKUNGAN PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH KELAS 5
ABSTRAK
Huda, Miftakhul. 2022. Destinasi Wisata Pantai Kelapa Sebagai Sumber Belajar Nilai-Nilai
Sosial Dan Lingkungan Pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Kelas 5.Tesis, Program Studi
Magister Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas PGRI Ronggolawe Tuban.
Pembimbing 1 : Dr. Sukisno, M.Pd, Pembimbing 2 : Dr. Usep Supriatna, M.Pd.
Kata Kunci : Sumber Belajar, IPS, Destinasi Wisata.
Mengajar merupakan tugas utama seorang pendidik (guru). Fungsi utama seorang guru
tidak sebagai pusat sumber belajar bagi siswa tetapi lebih kearah fasilitator yang memfasilitasi
berbagai hal yang diperlukan siswa untuk belajar. Hal yang penting lainnya adalah bagaimana
guru dapat menciptakan suasana belajar yang membangun dan meningkatkan spirit kreativitas
siswa sehingga peserta didik dapat mencapai tujuan belajarnya dengan penuh rasa puas.Salah
satu masalah dalam pendidikan adalah kurangnya pemakaian sumber belajar untuk mendukung
suatu kegiatan belajar mengajar. Tujuan utama Ilmu Pengetahuan Sosial adalah untuk
mengembangkan potensi peserta didik agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di
masyarakat, memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi,
dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari, baik yang menimpa dirinya
sendiri maupun yang menimpa masyarakat. Dengan membawa langsung siswa ke Pantai Kelapa
diharapkan pembelajaran menjadi efektif, optimal dan bermakna. Siswa dapat melihat langsung
macam-macam interaksi, gotong royong dan proses dilaksanakanya reboisasi menumbuhkan
rasa kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini
dilakukan pada kondisi alamiah, sehingga peneliti memandang realitas sosial sebagai sesuatu
yang utuh, kompleks, dinamis, penuh makna, dan hubungan gejala bersifat interaktif. Oleh
karena itu pula, penelitian dilakukan pada obyek yang tidak dimanupulasi oleh peneliti dan
kehadiran peneliti tidak mempengaruhi dinamika pada obyek tersebut. Subjek penelitian adalah
guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan seluruh peserta didik Kelas 5 berjumlah
20 siswa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2022. Penelitian ini dilakukan di MI
Muhammadiyah 3 Panyuran. Instrumen kunci adalah peneliti itu sendiri dan teknik pengumpulan
data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, observasi, dan angket, dengan analisis
data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sehingga data - data
yang diperoleh akan menghasilkan data - data deskriptif yang bersifat alamiah.
Hasil penelitian menunjukkan : 1) Penanaman Sikap Sosial Melalui Pembelajaran IPS
Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 3 Panyuran, dapat ditanamkan melalui
pembelajaran IPS dengan cara menanamkan nilai-nilai sikap sosial siswa dengan strategi
pembelajaran IPS, kemampuan guru memberikan contoh sikap interaksi yang baik kepada siswa
baik di dalam kelas maupun di luar kelas, mengkaitkan materi pelajaran IPS dengan nilai-nilai
sikap sosial dan dengan memberikan kalimat-kalimat positif yang mengandung nilai sikap sosial
diawal pembelajaran, menggunakan media pembelajaran IPS, dan melakukan evaluasi terkait
sikap sosial. 2) Hasil Penanaman Sikap-sikap Sosial Siswa Kelas V Melalui Pembelajaran IPS
Pada Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 3 Panyuran, sudah tertanam dengan
kategori ?Baik?. Guru terlihat sudah berhasil menanamkan nilai sikap sosial sesuai dengan
indikator-indikator yang telah peneliti jabarkan, yaitu: Kejujuran, Sopan Santun, Disiplin Diri,
Toleransi, dan Tolong Menolong. Dalam diri peserta didik belum memenuhi seluruh
Sub.Indikator kejujuran dan disiplin diri, ini dikarenakan keberagaman individu 37 siswa kelas
V. Tetapi peneliti menilai secara keseluruhan sikapsosial siswa kelas V MI Muhammadiyah 3
Panyuran.
No other version available