Penelitian Dosen
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH KSU BIS (KOPERASI SERBA USAHA BINA INSAN SEJAHTERA) BANCAR
ABSTRAK
Farikhah , Linna Nikmatul. 2021 :Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan
Terhadap Kepuasan Nasabah KSU BIS Bancar.
Pembimbing Skripsi : Dr. Arif Unwanullah,M.Pd
Koperasi merupakan sebuah organisasasi ekonomi yang dimiliki dan di operasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama . Apabila Koperasi yang ingin berkembang dan mendapatkan keunggulan komparatif harus memberikan jasa yang berkualitas dan dapat memuaskan kebutuhan konsumen.Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui tingkat kualitas pelayanan KSU BIS Bancar (2) Mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas pelayanan jasa KSU BIS Bancar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini berlokasi di KSU BIS Bancar yang berlokasi di Pasar Layur Bulu Jowo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur 62354. Populasi dalam penelitian ini adalah nasbah KSU BIS Bancar sebanyak 650 nasabah. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 65. Teknik pengambilan sampel dengan sampling insidental. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket (kuesioner), wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah (1) Kualitas pelayanan berdasarkan dimensi bukti fisik (Tangibel) (X1), secara parsial terbukti berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, karena memiliki koefisien regresi sebesar 0,712 (bertanda positif) terhadap variabel Kepuasan Konsumen (Y) dan nilai t hitung > t tabel (8,052 > 1,998) dan signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05) maka Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa bukti fisik secara parsial berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (Y), (2) Kualitas pelayanan berdasarkan dimensi kehandalan (Reliability) (X2), secara parsial terbukti berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, karena memiliki koefisien regresi sebesar 0,742 (bertanda positif) terhadap variabel Kepuasan Konsumen (Y) dan nilai thitung > ttabel (8,780 > 1,998) dan signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05). maka Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kehandalan secara parsial berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (Y), (3) Kualitas pelayanan berdasarkan dimensi daya tanggap (Responsiveness) (X3), secara parsial terbukti berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, karena memiliki koefisien regresi sebesar 0,790 (bertanda positif) terhadap variabel Kepuasan Konsumen (Y) dan nilai thitung > ttabel (10,231 > 1,998) dan signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05), maka Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa daya tanggap secara parsial berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (Y) (4) Kualitas pelayanan berdasarkan dimensi jaminan (Assurance) (X4), secara parsial terbukti berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, karena memiliki koefisien regresi sebesar 0,767 (bertanda positif) terhadap variabel Kepuasan Konsumen (Y) dan nilai thitung > ttabel (9,474 > 1,998) dan signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05), maka Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa jaminan secara parsial berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (Y) (5) Kualitas pelayanan berdasarkan dimensi empati (Emphaty) (X1), secara parsial terbukti berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, karena memiliki koefisien regresi sebesar 0,532 (bertanda positif) terhadap variabel Kepuasan Konsumen (Y) dan nilai thitung > ttabel (4,984 > 1,998) dan signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05), maka Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa empati secara parsial berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (Y) (6) Dimensi kualitas pelayanan berdasarkan bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen, karena Nilai R Square (R?) atau kuadrat R nilainya sebesar 0,910 ini membuktikan bahwa pengaruh variabel X1 (Bukti Fisik), X2 (Keandalan), X3 (Daya Tanggap), X4 (Jaminan), dan X5 (Empati) terhadap variabel Kepuasan Konsumen (Y) sebesar 91,0% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel yang lain.
Kata Kunci : Pelayanan, Kepuasaan Nasabah
No other version available