PAUD
ANALISIS KESANTUNAN IMPERATIF BERBAHASADI KALANGAN SANTRIPONDOK PESANTRENMANBAUL ULUM KECAMATAN PLUMPANG: KAJIAN PRAGMATIK
ABSTRAKSI
I Wayan Letreng, 2021 : Analisis Kesantunan Imperatif Berbahasa Di Kalangan Remaja Santri Pondok Pesantren Manbaul Ulum Pada Usia 16-18 Tahun Di Desa Kesamben Kecamatan Plumpang.
Kata Kunci : Kesantunan, Imperatif, Santri
Kesantunan adalah etika dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa sebagai media tuturan. Etika tersebutlah yang mengatur tatacara berbahasa secara santun dalam berkomunikasi dengan mitra tutur. Sedangkan imperatif adalah tuturan yang mengandung maksud memerintah atau meminta agar mitra tutur melakukan apa yang diinginkan penutur.
Penelitian ini dilakukan dalam lingkup pondok pesantren, hal ini disebabkan karena tuturan santri memiliki entitas yang berbeda, hal ini karena terdapat norma-norma yang menjadi pedomannya.
Secara umum tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tuturan-tuturan santri Pondok Pesantren Manbaul Ulum Desa Kesamben Kecamatan Plumpang yang mengandung makna imperatif.
Subjek penelitian ini adalah tuturan santri Pondok Pesantren Manbaul Ulum Desa Kesamben Kecamatan Plumpang yang berjumlah 91 orang. Objek penelitiannya adalah tuturan imperatif yang meliputi kesantunan imperatif dan wujud imperatifnya. Penelitian dilakukan selama 1 bulan dalam bulan April 2017 pada aktivitas sehari-hari. Data yang diperoleh sebanyak 138 tuturan imperatif.
Teori yang digunakan untuk menganalisis kesantunan imperatif adalah teori dari Geoffrey Leech, sedangkan untuk menganalisis wujud kesantunan imperatif digunakan teori Kunjana Rahardi. Metode penelitian ini adalah metode dekriptif dengan pendekatan pragmatik.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkan metode simak dengan teknik sadap (simak bebas libat cakap), teknik rekam, dan teknik catat, teknik transkripsi, dan teknik terjemahan. Data dianalisis dengan teknik analisis padan pragmatik.
kesantunan imperatif yang terdapat pada tuturan santri Pondok Pesantren Manbaul Ulum, meliputi: (1) kesantunan berdasarkan prinsip kesantunan Leech, dan (2) kesantunan berdasarkan konstruksi tuturan. Kesantunan berdasarkan prinsip kesantunan Leech yang paling banyak ditemukan adalah maksim kemufakatan. Dalam penelitian ini, sebuah data tidak hanya memenuhi satu maksim, tetapi terdapat juga gabungan dari dua sampai tiga maksim. Kesantunan imperatif berdasarkan konstruksi tuturan yang paling banyak ditemukan adalah tuturan imperatif dalam konstruksi deklaratif. Berdasarkan kriteria kesantunan imperatif ditemukan lima kategori kesantunan, yaitu kategori sangat santun, santun, cukup santun, kurang santun, dan tidak santun. Adapun kategori yang paling banyak ditemukan adalah kategori cukup santun. Kemudian wujud kesantunan imperatif tuturan santri Pondok Pesantren Manbaul Ulum sebagai berikut, 1)wujud kesantunan imperatif santri Pondok Pesantren Manbaul Ulum, meliputi: (1) wujud imperatif dalam wujud imperatif, dan (2) wujud imperatif dalam wujud non imperatif.
No copy data
No other version available