Penelitian Dosen
Pengembangan ekonomi masyarakat melalui pertanian terpadu oleh kelompok tani koptan tani makmur di desa temayang kecamatan kerek kabupaten tuban tahun 2020.
ABSTRAKSI
Firda, N.i. 2020 : Pengembangan ekonomi masyarakat melalui pertanian
terpadu oleh kelompok tani koptan tani makmur di desa
temayang kecamatan kerek kabupaten tuban tahun 2020.
Pembimbing : Dra. Niniek widiarochmawati, M.Pd.
Kata kunci : Ekonomi masyarakat, pertanian terpadu.
Pertanian merupakan sumber mata pencaharian mayoritas penduduk di
Desa Temayang, sebagai kebutuhan kerumah tanggaan dan kebutuhan dasar
industri kecil. Dengan bertambahnya kebutuhan dan meningkatnya teknologi
yang semakin modern, petani di hadapkan dengan memilihan alternatif guna
untuk memanfaatkan sumber daya yang terbatas jumplahnya. Maka di butuhkan
pengelolaan yang baik dan ketrampilan yang ulet yaitu pertanian terpadu.
Karena itu Salah satu upaya mengentaskan kemiskinan tersebut melalui
pembangunan pertanian yaitu untuk memperbaiki kondisi kehidupan
masyarakat desa khususnya di desa Temayang kecamatan kerek kabupaten
Tuban.
Tujuan penelitian ini guna untuk mendeskripsikan konsep,
implementasi dan hasil yang di capai dalam Pengembangan Ekonomi
Masyarakat Melalui Pertanian Terpadu, metode yang di gunakan peneliti ini
deskriftif kuantitatif. Teknik pengumpulan data peneliti ini mengunakan teknik
snow balling dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancra,
dan dokumentasi.
Hasil yang dicapai dalam pengembangan ekonomi masyarakat melalui
Pertanian Terpadu oleh Kelompok Tani koptan tani makmur di desa Temayang
kecamatan Kerek Kabupaten Tuban mengalami penurunan selama 1 tahun
terakhir ini, hal ini disebabkan karena minimnya curah hujan akhir-akhir tahun
ini yang mengakibatkan tanah menjadi kering dan tidak subur lagi, selain itu
adanya serbuan hama wereng dan belalang yang mengakibatkan kerugian
hampir 50% tanaman jagung rusak. Merosotnya hasil pertanian ini juga
berimbas pada turunnnya harga jual jagung. di tengkulak harga jagung per Kg
nya hanya dihargai sebesar Rp 2.700/ Kg, dimana harga ini jauh lebih murah
dari pada harga pasaran yaitu mencapai Rp 3.000/ Kg nya. Sehingga membuat
para petani jagung Desa Temayang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban merasa
rugi dengan keadaan saat ini.
No other version available