Skripsi Ilmu Perikanan
Analisis Semiotik Pada Kumpulan Puisi Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita Karya Sapardi Djoko Damono
ABSTRAKSI
Muh Sururi Al Faruq : Analisis Semiotik Pada Kumpulan Puisi Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita Karya Sapardi Djoko Damono
Pembimbing 1 : Drs, Sarujin, M.Si.,M.Pd
Kata kunci : makna ikon, makna indeks, makna simbol, hubungan antara penanda dan petanda
Karya sastra merupakan suatu rekaan. Akan tetapi karya sastra juga merekam segala aspek kehidupan yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, karya sastra potret realitas yang lebur dengan daya imajinasi pengarangnya. Pada dasarnya karya sastra itu hasil dari ciptaan tangan seniman yang memiliki ide sehingga memunculkan suatu keindahan bagi pembaca dengan tulisan fiksi berbentuk cerpen, maupun puisi. Karya sastra juga dapat memberikan kegembiraan dan kepuasan batin bagi sang pengarang karena dengan adanya dunia kepenulisan semua kata-kata dalam pikiran dapat ditulis dengan gaya bahasa yang berbeda. Khususnya puisi Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita karya Sapardi Djoko Damono, yang menulis dengan pengalaman beliau dengan menuangkan isi hatinya menjadi sebuah tulisan seni yang menarik untuk pembaca, serta terdapat makna puisi untuk diapresiasi.
Adapun rumusan masalah yang akan penulis paparkan, yakni terdapat tiga rumusan masalah, yang pertama Baagaimana ikon pada kumpulan puisi sutradara itu menghapus dialog kita karya Sapardi Djoko Damono.
Tujuan dari penelitian ini sendiri dibagi menjadi dua bagian, yang pertama tujuan umumnya yaitu untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterprestasikan ikon, indeks dan simbol yang ada pada kumpulan puisi sutradara itu menghapus dialog kita karya Sapardi Djoko Damono.
Pada penelitian ini, sesuai dengan jenis penelitiannya, penelitian yang dilakukan peneliti adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan semiotik, dari penelitian ini penulis menggunakan teori dan aplikasi semiotic Charles sanders peirce.
Dengan adanya penelitian ini, peneliti dapat memberikan sumbangan apresiasi sastra, pada kumpulan puisi sutradara itu menghapus dialog kita karya Sapardi Djoko Damono dengan kajian semiotik. Selain itu juga dapat menjadi refrensi bagi peneliti yang lain serta menjadi sumber imajinasi sehingga menambah wawasan kepada pembaca.
No other version available