Realia
PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI TK PELITA PERMAI (STUDI DESKRIPTIF)
ABSTRAK
Manalu, Sinar Tarida, 2020 : Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Tk Pelita Permai Surabaya (Studi Deskriptif)
Pembimbing : Suantoko, M.Pd.
Kata Kunci : Karakter, Studi Deskriptif
Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada Guru, Orangtua serta anak usia dini serta tempat dimana anak bersekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai ?the deliberate use of all dimensions of school life to foster optimal character development?. Dalam pendidikan karakter di sekolah, semua komponen (pemangku pendidikan) harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, yaitu isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler, pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan, dan ethos kerja seluruh warga sekolah/lingkungan. Di samping itu, pendidikan karakter dimaknai sebagai suatu perilaku warga sekolah yang dalam menyelenggarakan pendidikan harus berkarakter. Pendidikan karakter adalah sebuah system yang menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik, yang mengandung komponen pengetahuan, kesadaran individu, tekad, serta adanya kemauan dan tindakan untuk melaksanakan nlai-nilai, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, linkungan, maupun bangsa, sehingga akan terwujud. Pendidikan karakter menurut pemerintah yakni; Membentuk Manusia Indonesia yang Bermoral,Membentuk Manusia Indonesi yang Cerdas dan Rasional,Membentuk Manusia Indonesia yang Inovatif dan Suka Bekerja Keras, Membentuk Manusia Indonesia yang optimis dan Percaya Diri serta Membentuk Manusia Indonesia yang Berjiwa Patriot sedangkan menurut para ahli pendidikan karakter bertujuan membentuk masyarakat yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergorong royong, berjiwa patriotic, berkembang dinamis, serta berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi, yang semuanya dijiwai oleh iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa sekaligus berdasarkan Pancasila. Sedangkan funsinya antara lain; Mengembanbangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan beperilaku baik, Memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang multicultural, dan Meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif.
Ciri-ciri dasr pendidikan dasar antara lain ; Keteraturan interior dimana setiap tindakan diukur berdasarkan herarki nilai,Koherensi yang member keberanian membuat seseorang teguh ada prinsip, dan tidak mudah terombang ambing pada situasi baru atau takut resiko, Otonomi, dan Keteguhan dan kesetiaan.
Prinsip Pendidikan Karakter antara lain; Pendidikan karakter disekolah harus dilaksanakan secara berkelanjutan (kontinuitas), Pendidikan karakter hendaknya dikembangkan melalui semua mata pelajaran terintegrasi, melalui pengembangan diri, dan budaya suatu satuan pendidikan, Sejatinya nilai-nilai karakter tidak diajarkan (dalam bentuk pengetahuan), jika hal tersebut diintegrasikan dalam mata pelajaran, dan Proses pendidikan dilakukan peserta didik dengan secara aktif (active learning) dan menyenangkan (enjoy full learning).
No other version available