Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PERMAINAN BILANGAN PADA KELOMPOK B DI TK AL-HIDAYAH 02 IKATAN KECAMATAN WONODADI KABUPATEN BLITAR TAHUN PELAJARAN 2019/2020.
ABSTRAK
Rofiah Kalifidlotul Ana, 2020 : Peningkatan kemampuan berhitung melalui permainan bilangan pada kelompok B di Tk Al-Hidayah 02 ikatan kecamatan wonodadi kabupaten blitar tahun pelajaran 2019/2020.
Pembimbing : Lilik Mawatriningsi, M.Pd
Kata Kunci : Media pohon hitung, kemampuan membilang
Penelitian ini berlatar belakang pada rendahnya kemampuan kognitif anak dalam berhitung, Peneliti ingin mencoba menggunakan media pohon hitung untuk mengikatkan kemampuan membiulang angka aatu sasmpai dua puluh pada Anak Kelompok A KB Melati Desa Sumurtawang Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016.
Berdasarkan hal di atas, rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana peningkatan Sedangkan tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan peningkatan kemampuan membilang sau sampai sepuluh melalui bermain pohon hitung pada anak Kelompok A KB Melati Desa Sumurtawang Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang Tahun Pelajaran 2015/2016.
Subyek penelitian ini adalah berjumlah 17 anak. Sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan tindakan kelas (PTK) model Kemiss dan Mc Taggart . Dalam setiap siklus terdiri dari beberapa tahapan ,yaitu perencanaan, pelaksanaan,observasi,dan refleksi, dengan menggunakan metode observasi, penugasan, dokumentasi. Peningkatan kemampuan membilang ditandai dengan meningkatnya kemampuan menyebut bilangan satu sampai sepuluh, menghitung jumlah bilangan, membandingkan nilai besar dan kecil, menghubungkan jumlah benda dengan gamba. Hasil penelitian selama dua siklus menunjukkan bahwa penerapan bermain pohon hitung dapat meningkatkan kemampuan membilang angka 1-5 pada anak yang ditetapkan yaitu 85%. Perbandingan peningkatan prosentase tuntas belajar adalah sebagai berikut:
1) Hasil pra survey menunjukkan ketuntasan belajar anak hanya 47,06% atau 8 anak yang tuntas,
2) Siklus I rata- rata ketuntasan belajar anak mencapai 82.35 % meningkat menjadi 94.11% pada akhir siklus II.
No other version available