Realia
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MELIPAT KERTAS PADA ANAK KELOMPOK B TK PERTIWI NGAPUS
ABSTRAK
Na?imah, Siti. 2020 : Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Melalui Kegiatan Melipat Kertas Pada Anak Kelompok B Tk Pertiwi Ngapus
Pembimbing : Dr. Moh. Mu?minin M.Pd
Kata Kunci : Motorik Halus, Melipat Kertas
Anak prasekolah sering disebut dengan istilah masa emas (thegolden age) karena pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan anak berkembang sangat pesat, baik pertumbuhan dan perkembangan fisik motorik, perkembangan intelektual, moral, sosial, emosional, dan bahasa. Keterampilan motorik halus (fine motor skills) adalah aktivitas-aktivitas yang menggunakan otot-otot halus pada jari tangan seperti menggambar, menggunting, mengikat tali sepatu, mengancingkan benik baju, dan menarik resleting.
Berdasarkan observasi di Kelompok B TK Pertiwi Ngapus, koordinasi mata dan tangan anak masih lemah, seperti pada kegiatan mewarnai dari 17 anak ada 8 anak masih kaku dalam memegang krayon sehingga hasilnya masih keluar garis. Kegiatan menggunting, ada 4 anak masih menggunakan dua jari yaitu jari jempol dan jari telunjuk dalam menggunting sehingga hasil guntingan belum lurus sesuai garis pola. Hasil observasi pratindakan pada kegiatan melipat kertas, 10 anak meminta bantuan guru. Jumlah lipatan yang digunakan sudah sesuai standar indikator pengembangan kegiatan meniru melipat bentuk 1-7 lipatan. Akan tetapi, kenyataannya anak Kelompok B sebagian besar belum bisa menyelesaikan sampai tahap akhir. Baru 1-4 lipatan anak-anak meminta bantuan guru. Ada 9 anak yang berada dalam kategori kurang dan 8 anak dalam kategori cukup. Bertolak dari masalah di atas maka sangat perlu dilakukan pengembangan motorik halus anak Kelompok B. Oleh karena itu, peneliti menggunakan kegiatan melipat kertas untuk meningkatkan motorik halus.
Kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan motorik halus pada kelompok B di TK Ngapus melalui kegiatan melipat kertas dilaksanakan dengan menggunakan peraga yang ukurannya cukup besar, dilengkapi gambar langkah-langkah pembelajaran dan dalam mengajarkan melipat kertas dilakukan secara bertahap. Peserta didik yang diteliti berjumlah 17 anak. Peserta didik yang sudah selesai membuat satu model/ bentuk lipatan diberikan kesempatan untuk mengulang kembali membuat model lipatan tersebut. Kertas lipat yang dipakai yaitu kertas berwarna warni sehingga menarik bagi anak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus pada kelompok B sebelum tindakan yang dilakukan melalui observasi memperoleh data anak yang terampil sebanyak 5.9%, pada siklus 1 sebanyak 23.5%, pada siklus 2 sebanyak 76.4%.Perolehan persentase pada siklus 2 membuktikkan bahwa penelitin ini telah mencapai indikator keberhasilan yaitu >= 75% keterampilan motorik halus anak kelompok B mengalami peningkatan.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan melipat kertas dapat meningkatkan keterampilan motorik halus pada Kelompok B di TK Ngapus.
No other version available