Realia
UPAYA PEMBERIAN MOTIVASI OLEH GURU UNTUK MENGURANGI KENAKALAN ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK TUNAS HARAPAN DESA GONDANG KECAMATAN GONDANG KABUPATEN MOJOKERTO
ABSTRAK
Mufidah, Ani 2020 : Upaya Pemberian Motivasi oleh Guru untuk Mengurangi Kenakalan Anak di Taman Kanak-kanak Tunas Harapan desa Gondang kecamatan Gondang kabupaten Mojokerto
Dosen Pembimbing : Ulfa Yuliasari, M.Pd
Kata kunci : Pemberian Motivasi, Kenakalan Anak
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Bentuk-bentuk kenakalan anak dalam fase masa kanak-kanak awal (early chilhood) di Taman Kanak-Kanak TUNAS BANGSA Gondang (2) Model-model upaya pemberian motivasi yang dilakukan guru untuk mengurangi kenakalan anak di Taman Kanak-Kanak TUNAS HARAPAN Gondang.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan prosedur siklus. Penelitian dilaksanakan di Taman Kanak-Kanak TUNAS HARAPAN Gondang, pada tahun pelajaran 2014/2015.
Hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Bentuk kenakalan anak di Taman Kanak-Kanak TUNAS HARAPAN Gondang meliputi kebiasaan mengumpat, gemar berkata bohong dan mengarang ceritera palsu, menyerang secara fisik atau melakukan tindak kekerasan, suka marah-marah dan mudah putus asa, sombong dan merendahkan orang lain, otoriter, serta sifat suka merusak, (2) Upaya motivasi yang diberikan meliputi: (a) Tindakan untuk kebiasaan mengumpat, melatih berdiplomasi dan cara membujuk yang baik sehingga tidak perlu mengumpat, menunjukkan manfaat berdiplomasi, menunjukkan dampak buruk mengumpat, dan memberikan insentif, (b) Tindakan untuk kebiasaan berbohong dan mengarang ceritera palsu, diakukan dengan meatih menemukan (mengingat) pengalaman nyata untuk diceriterakan, menunjukkan manfaat berkata jujur, menunjukkan resiko berbohong, dan memberikan insentif (c) Tindakan untuk tindakan menyerang secara fisik diakukan dengan melatih bersaing secara positif melalui lomba olah raga untuk dapat menjadi ketua regu, menunjukkan dampak buruk suka berbuat kekerasan (menyerang), menunjukkan manfaat bersaing psoitif, dan memberikan insentif, (d) Tindakan untuk anak yang suka marah dan mudah putus asa dilakukan dengan menumbuhkan semangat anak untuk melakaukan hal-hal baru hingga tak perlu putus asa, menjelaskan manfaat perlombaan, menunjukkan dampak buruk dari kebiasaan putus asa, memberikan insentif, (e) Tindakan untuk anak yang sombong dan merendahkan orang lain dilakukan dengan melatih rendah hati dan menunjukkan manfaatnya, menunjukkan dampak buruk bersikap sombong, memberikan insentif, (f) Tindakan untuk anak yang otoriter dilakukan dengan melatih bersikap demokratis atau melatih bermusyawarah, melatih menjadi pemimpin kelompok, menunjukkan manfaat musyawarah (demokratis), menunjukkan resiko otoriter, dan memberikan insentif, (g) Tindakan untuk anak yang perusak dilakukan dengan melatih mengungkapkan keinginan yang berhasil, menunjukkan manfaat mengungkapkan keinginan, menunjukkan resiko gemar merusak, dan memberikan insentif.
No other version available