Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MEDIA KERTAS LIPAT PADA SISWA KELOMPOK A TK HARAPAN BANGASA SAMAN KECAMATAN PONOROGO KABUPATEN PONOROGO
ABSTRAKSI
Mulyati : Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Media Kertas Lipat Pada Siswa Kelompok A
Pembimbing : Mega Puspitasari, M.Pd
Kata Kunci : Motorik Halus, Kertas Lipat
Pengembangan kemampuan motorik halus sebagian besar anak masih kesulitan terutama dalam kegiatan melipat, hal ini dilihat dari hasil kegiatan anak. Beberapa masalah yang terjadi dalam kemampuan motorik halus dengan media kertas lipat pada siswa kelompok A TK Harapan Bangsa Karangsari Tuban semester II tahun pelajaran 2014/2015 yaitu : anak menunjukkan keterlambatan keterampilan motorik halus dalam kegiatan melipat kertas, kurang terampilnya anak dalam pengembangan kreatifitas menggunakan media kertas dalam pembelajaran, anak masih kesulitan terutama dalam kegiatan melipat, hal ini dapat dilihat dari hasil kegiatan melipat anak yang tidak rapi dan tidak tepat dalam lipatannya, hasil evaluasi yang masih rendah. Berdasarkan hasil identifikasi masalah dapat dirumuskan : Apakah media kertas lipat dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada siswa kelompok A
Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah media kertas lipat dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada siswa kelompok A
Penelitian dilaksanakan di TK Harapan Bangsa Karangsari Tuban. Subyek penelitiannya adalah siswa kelompok A, dengan jumlah siswa 28 anak. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, unjuk kerja, dan dokumentasi. Sedangkan jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu analisa kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan melipat kertas dengan media kertas lipat dalam meningkatkan motorik halus anak. Hal ini dapat dilihat dari hasil ketuntasan belajar meningkat dari pra siklus, siklus I dan siklus II. Pada pra siklus anak yang mampu 9 anak dengan ketuntasan kelas 32,14%, siklus I anak yang mampu sebanyak 17 anak dengan ketuntasan kelas 60,71% dan pada siklus II anak yang mampu sebanyak 26 anak dengan ketuntasan kelas 92,86%.
No other version available