Realia
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE BERCERITA PADA TK ?DHARMA WANITA? KELOMPOK B DESA TROWULAN KECAMATAN TROWULAN KABUPATEN MOJOKERTO
ABSTRAK
Mulyaningsih, Naning, 2020 :?Meningkatkan Kemampuan Berbicara Melalui Metode Bercerita Pada Tk ?Dharma Wanita? Kelompok B Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Pembimbing : Prof. Dr. Agus Wardhono, M.Pd.
Kata Kunci : Metode Bercerita, Kemampuan Berbicara
Berbicara merupakan suatu aspek dari kemampuan berbahasa yang sangat diperlukan bagi perkembangan Bahasa anak. Berbicara adalah bentuk Bahasa yang menggunakan artikulasi atau kata-kata yang digunakan untuk menyampaikan maksud. Kemapuan berbicara berbahasa anak dapat diperoleh mulai dari lingkungan kecil, keluarga, lingkungan sekitar dan sekolah. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kempuan berbicara anak melalui metode bercerita. Fokus pengamatan dilakukan pada siswa kelompok B1 Tk Dharma Wanita di Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dengan jumlah partisipan 20 anak antara lain 9 siswa laki-laki dan 11 siswi perempuan.
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Data yang dikumpulkan berupa beberapa instrument yaitu observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini peneliti memilih menggunakan alat peraga tak langsung berupa benda-benda tiruan yaitu boneka tangan dengan aneka karakter. Boneka tangan dipilih karena selama ini guru belum pernah menggunakan media boneka tangan dan hanya menggunakan media gambar sebagai alat untuk bercerita. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita dengan alat peraga dapat meningkatkan kemampuan siswa pada kelompok B1 Tk Dharma Wanita yaitu pada Siklus I diperoleh persentasi hasil belajar 66,7% dan pada Siklus II diperoleh peningkatan persentase hasil belajar 80%.
Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kemampuan berbicara siswa melalui metode bercerita di Tk Dharma Wanita. Rekomendasi dari guru dalam kegiatan pembelajaran berbahasa hendaknya menggunakan media yang menarik sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak.
No other version available