Realia
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN PERASAAN MELALUI CERITA BONEKA SISWA KELOMPOK B TK DHARMA WANITA PERSATUAN NAMBANGREJO SUKOREJO PONOROGO TAHUN PELAJARAN 2019/2020
ABSTRAKSI
Tatik Sholikhati. 2018 : Peningkatan Kemampuan Mengungkapkan Perasaan Melalui Cerita Boneka Siswa Kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan Nambangrejo Sukorejo Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020
Pembimbing : 1. Lilik Mawartiningsih, S.Pd, M.Pd
2. Muhari, S.Pd, M.Pd
Kata Kunci : Peningkatan, Mengungkapkan Perasaan, Cerita Boneka
Pengembangan kemampuan dasar di Taman Kanak-kanak meliputi beberapa bidang diantaranya bahasa. Bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi dengan lingkungan. Bahasa juga berfungsi untuk memahami pikiran dan perasaan orang lain. Bahasa juga dapat mengubah dan mengontrol perilaku serta untuk mengekspresikan keunikan individu. dengan demikian dapat dikatakan pengungkapan perasaan merupakan asal mula terjadinya komunikasi. Dan bagi seorang siswa mengungkapkan perasaan merupakan indikasi dari sikap berani, jujur, terbuka, dan penuh inisiatif. Sehubungan dengan hal itu sangat penting bagi siswa TK dapat mengungkapkan perasaannya. Kemampuan mengungkapkan perasaan siswa TK masih rendah daan belum optimal.
Masalah yang diteliti adalah adakah peningkatan kemampuan mengungkapkan perasaan melalui cerita boneka siswa kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan Nambangrejo tahun pelajaran 2019/2020. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah bercerita dengan media boneka dapat meningkatkan kemampuan mengungkapkan perasaan.
Di dalam penelitian ini menggunakan 3 siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap, yaitu : perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelompok B TK Dharma Wanita Persatuan Nambangrejo yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data diperoleh dari tes mengungkapkan perasaan dan hasil observasi yang kemudian dianalisis. Hasil tes dari 3 siklus dicari meannya dan dibandingkan..
Hasil perhitungan mean pada siklus I sebesar 1,76, siklus II sebesar 2,47, dan mean pada siklus III sebesar 3,06. Dari perbandingan hasil analisis tiap sikklus dapat dilihat adanya peningkatan hasil kemampuan siswa dalam mengungkapkan perasaannya. Jadi hipotesis yang diajukan dapat diterima.
No other version available