TESIS PENDIDIKAN DASAR PASCA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECKS DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MTs
ABSTRAKSI
Hudari Ahmad, 2017. :Penerapan Model Pembelajaran Pair Checks dengan pendekatan Saintifik untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa
Pembimbing : 1. Dr. Warli, M.Pd.
2. Edy Nurfalah, S.Pd., M.Sc.
Kata Kunci : Pair Checks, Saintifik, Aktivitas Siswa, Hasil Belajar Siswa
Penelitian tentang penerapan model pembelajaran Pair Checks dengan pendekatan Saintifik ini dilatarbelakangi oleh aktivitas dan hasil belajar matematika siswa masih relatif rendah. Hal tersebut terjadi karena pembelajaran masih berpusat pada guru, siswa cenderung pasif, diam dan selalu menunggu instruksi dari guru. Siswa merasa takut bertanya maupun menjawab, dan kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika. Peneliti berharap dengan menerapkan model pembelajaran Pair Checks dengan pendekatan Saintifik akan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Ma?Arif Darul Afkar pada pokok bahasan bilangan bulat tahun ajaran 2016/2017.
Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tiga siklus dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi aktivitas siswa dan teknik tes hasil belajar matematika siswa terhadap proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Pair Checks dengan pendekatan Saintifik. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII MTs Ma?Arif Darul Afkar Sendangharjo. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data lembar observasi aktivitas siswa dan data tes hasil belajar matematika siswa.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran matematika dengan model Pair Checks dengan pendekatan Saintifik dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukan pada siklus I persentase aktivitas siswa sebesar 71,95%. Pada siklus II persentase aktivitas siswa sebesar 82,17%. Pada siklus III persentase aktivitas siswa sebesar 92,25%. Serta hasil belajar matematika siswa pada prasiklus persentase ketuntasan belajar klasikal adalah 21,87%. Pada siklus I persentase ketuntasan belajar klasikal adalah 56,25%. Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal 81,25%. Pada siklus III persentase ketuntasan belajar klasikal siswa adalah 93.75%.
No other version available