Laporan Penelitian Dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DENGAN MEDIA LIDI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA SD
ABSTRAKSI
Nurjannah, Dwi Yully. 2018 : Penerapan Model Pembelajaran Langsung dengan Media Lidi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Siswa SD
Pembimbing : I. Dr. Rita Yuliastuti M. Si
II. Saeful Mizan, M. Pd
Kata kunci : Hasil Belajar Matematika, Pembelajaran Langsung dengan Media Lidi
Permasalahan pokok yang terjadi di kelas IV SDN 2 Kemantren adalah hasil belajar siswa. Berdasarkan data hasil observasi dari 9 siswa yang mencapai KKM hanya 3 siswa. Pembelajaran yang dilakukan oleh guru belum optimal atau belum menggunakan media pembelajaran. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana peningkatan hasil belajar matematika materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat setelah diterapkan model pembelajaran langsung dengan media lidi pada siswa kelas IV semester 2 SDN 2 Kemantren Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran matematika dengan model pembelajaran langsung dengan media lidi pada kelas IV SDN 2 Kemantren Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyeknya adalah siswa kelas IV SDN 2 Kemantren yang berjumlah 9 siswa. Desain PTK yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Peneliti menggunakan instrumen penilaian untuk menghasilkan data-data hasil penelitian dengan tes, berupa soal tes yang berjumlah 5 soal. Analisis data yang digunakan adalah rumus ketuntasan hasil belajar dan ketuntasan hasil belajar klasikal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran langsung dengan media lidi dalam pembelajaran Matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Kemantren. Hal ini dibuktikan dengan ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 33,33% pada pra siklus, meningkat menjadi 44,44% pada siklus I, meningkat lagi menjadi 55,56% pada siklus II, dan kemudian meningkat lagi menjadi 88,89% pada siklus III.
No other version available