Peng.Masy. Prodi ilmu Politik
PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU DALAM PEMBUATAN KERIPIK GERUS DENGAN MENGGUNAKAN METODE MRP (MATERIAL REQUIREMENT PLANNING) (STUDI KASUS : UD. SUMEKAR)
ABSTRAKSI
M. Yusuf Dimas Saputra, 1411140052, 2019 : Perencanaan Kebutuhan Bahan Baku dalam Pembuatan Keripik Gerus dengan Menggunakan Metode MRP (Material Requirement Planning) (Studi Kasus : UD. Sumekar).
Dosen Pembimbing : Nanang Wicaksono, S.E., M.T.
UD. Sumekar adalah perusahaan swasta (UMKM) yang bergerak dalam bidang pembuatan cemilan berupa keripik gerus. Agar tetap dapat bertahan dalam situasi persaingan pasar yang begitu ketat, perusahaan perlu melakukan penekanan biaya produksi dan penghematan biaya untuk pembelian bahan baku. Dalam mencapai hasil yang diharapkan, diperlukan persediaan bahan baku yang optimal sehingga tidak mengganggu kelancaran proses produksi yang sedang berlangsung. Salah satu metode yang dapat membantu perencanaan bahan baku adalah MRP (Material Requirement Planning). Metode ini dimulai dengan perumusan masalah yang di tunjang berdasarkan studi pustaka dan lapangan. Setelah itu dilakukan identifikasi veriabel dan pengumpulan data. Selanjutnya dilakukan peramalan berdasarkan data masa lalu dengan menggunakan beberapa metode peramalan (Linear Trand Model, Moving Average (N=3,4,5), dan Double Exponential Smoothing) dan melihat pada error terendah dengan (MSD, MAPE, MAD) yang nantinya metode dengan error terendah yang digunakan untuk memprediksi besar produksi pada periode selanjutnya. Setelah mendapatkan hasil ramalan per produk, maka dilakukan agregasi (Level Method, Chase Method, dan Mix Method) dengan yang terpilih adalah Level Method, disagregasi, dan penentuan jadwal induk produksi untuk menentukan jumlah predisksi masing-masing bahan baku. Setelah didapatkan jadwal induk produksi maka selanjutnya akan dilakukan penentuan lot paling optimal. Dalam hal ini metode lot sizing yang di pakai ada empat yaitu, EOQ (Economic Order Quantity), LFL (Lot for Lot), POQ (Periode Order Quantity), dan LUC (Least Unit Cost). Adapun lot sizing terpilih adalah LUC dan LFL yang optimal untuk menentukan perencanaan bahan baku Ketela, Minyak, Sukun, Gula, Talas, Labu, dan Tela Ungu. LFL yang optimal untuk menentukan perencanaan bahan baku Bawang putih, Singkong, Jintan, Balado, Tepung Beras dan Telur. Serta LUC yang optimal untuk menentukan perencanaan bahan baku Mentega dan Tepung Terigu.
Kata Kunci : MRP (Material Requirement Planning), Linear Trand Model, Moving Average (N=3,4,5), Double Exponential Smoothing, Level Method, Chase Method, Mix Method, EOQ (Economic Order Quantity), LFL (Lot for Lot), POQ (Periode Order Quantity), dan LUC (Least Unit Cost).
No other version available