Digital Versatile Disc
POTENSI AGEN PENDEGRADASI LOGAM Pb PADA KERTAS BEKAS BERTINTA DALAM PROSES PRA PENGOMPOSAN
RINGKASAN
Penanganan kertas bekas di Indonesia kurang optimal bahkan cenderung membahayakan kesehatan maupun lingkungan. Kertas bekas dimanfaatkan sebagai pembungkus makanan,dibakar dan di buang secara langsung ke lingkungan tanpa pengolahan terlebih dahulu. Kertas bekas adalah salah satu limbah yang berbahaya karena mengandung logam berat Pb dalam tintanya. Timbal (Pb) merupakan salah satu logam yang bersifat toksik bagi makhluk hidup. Proses pengomposan dengan menggunakan bantuan bakteri rumen sapi merupakan salah satu alternatif dalam mengolah kertas bekas bertinta. Kertas mengandung selulosa dan lignin yang dapat didegradasi oleh bakteri selulolitik yang terdapat dalam cairan rumen sapi. Namun kandungan Pb dalam kertas bertinta menghambat proses pengomposan karena sebagaian besar bakteri dalam cairan rumen sapi tidak tahan terhadap Pb dan mengalami kematian sehingga proses pengomposan menjadi tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan agen pendegradasi Pb yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kandungan logam Pb pada kertas bekas bertinta sehingga proses pengomposannya berjalan lebih optimal.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan 5 taraf perlakuan (agen pendegradasi Pb yaitu kontrol, arang tongkol jagung, arang aktif, PGPR dan cairan rumen) dengan 5 kali ulangan. Penelitian ini dilakukan meliputi beberapa tahap yaitu pra pelaksanaan dengan inkubasi PGPR dan cairan rumen sapi dalam larutan buffer fosfat pH 7 selama 1 minggu. Kemudian dilanjutkan kegiatan penelitian dengan cara menambahkan agen pendegradasi Pb yaitu arang tongkol jagung, arang aktif, PGPR dan cairan rumen sapi pada bubur kertas bertinta dan membiarkannya selam 7 hari. Parameter yang diamati pH dan suhu. Terakhir tahap uji laboratorium untuk mengetahui kandungan Pb dan kandungan bakteri selulolitik pada masing-masing perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan arang tongkol jagung, arang aktif dan cairan rumen sapi berpengaruh signifikan terhadapsuhu bubur kertas bertinta pra pengomposan. Sedangkan perlakuan arang aktif dan PGPr berpengaruh signifikan terhadap kandungan Pb bubur kertas bertinta pra pengomposan. Kandungan bakteri selulolitik paling tinggi terdapat pada perlakuan cairan rumen sapid an paling rendah pada perlakuan arang tongkol jagung
No copy data
No other version available