Penelitian Dosen Ilmu Politik
PENGARUH LAMA WAKTU TUNGGU PENGOPERASIAN ALAT TANGKAP DOGOL TERHADAP HASIL TANGKAP IKAN SWANGI (Priacanthus Tayenus) DI PERAIRAN BAWEAN
RINGKASAN
Daerah penangkapan pada saat penelitian adalah di perairan pulau Bawean yaitu sejauh 48 mil dari Base Fishing yaitu Kelurahan Brondong, ditempuh 6 jam dengan kecepatan kapal 6 knot. Posisi daerah penangkapan saat penelitian adalah 112? 41?00? BT - 06? 10?00? LS sampai 112? 28?00? BT - 06? 03?00? LS. Kondisi perairan di sekitar pulau Bawean Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui banyak hasil tangkapan yang berbeda sehingga dapat memberikan informasi atau wacana bagi nelayan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lama waktu tunggu pengoperasian alat tangkap dogol terhadap tangkapan ikan Swangi (Priachantus tayenus).
Metode eksperimental yang ada dasarnya mengadakan percobaan untuk melihat hasil yang diajukan ke arah penemuan fakta sebab akibat (Sugiono 2009).
Wilayah kecamatan Brondong, kabupaten Lamongan provinsi Jawa Timur. Desa tersebut dilewati oleh jalur lalu lintas yang di sebut jalan Deandles. Terletak 78 km sebelah barat kota Surabaya dan 27 km sebelah timur kota Tuban, dengan posisi 112? 16?00? sampai dengan 112? 17?45? Bujur Timur dan 6?52?20? sampai dengan 06?53?22? Lintang Selatan.
Waktu penangkapan selama pengoperasian alat tangkap dogol berlangsung pada pukul (07.00-16.30) selesai dalam penelitian ini pengoperasian alat tangkap dibagi menjadi 3 (tiga) perlakuan A : 45 menit, B : 60 menit C 120 menit, dengan perlakuan sama kegiatan pengoperasian setting dilakukan secara bersama-sama dari perlakuan A1 45 menit, B2 60 menit, C3 120 menit dari waktu penangkapan dapat dilihat mana hasil yang paling banyak dari 3 (tiga) perlakuan. Dapat di ketahui bahwa ikan yang tertangkap pada berbeda-beda lama waktu tunggu A1 sebesar 282 kg dengan rata-rata 31.33; B2 325 kg dengan rata-rata 36.11; dan C3 223 kg dengan rata-rata 24.77.
No other version available