Peng.Masy. Prodi ilmu Politik
MANAJEMEN RISIKO K3 MENGGUNAKAN PENDEKATAN HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESMENT AND RISK CONTROL) GUNA MENGIDENTIFIKASI POTENSI HAZARD(STUDI KASUS PADA BAGIAN PRODUKSI PT. SEMAR BETON PERKASA)
ABSTRAK
PT. Semar Beton Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Readymix Concreate yang berlokasi di jalan raya Tuban ? Babat km 11 Desa Minohorejo Kec. Widang Kab. Tuban . Dimana setiap proses produksi PT. Semar Beton Perkasa menggunakan mesin-mesin dan alat yang penggunan dari mesin-mesin tersebut mengandung bahaya dan risiko yang sewaktu-waktu dapat mengancam Keselamatan dan Kesehatan tenaga kerja. Penerapan Manajemen risiko K3 merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan bahaya yang terdapat ditempat kerja. Hazard Identification, Risk Assesment and Risk Control merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengendalikan risiko yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi bahaya yang mungkin terjadi, mengetahui tingkatan risiko serta memberi usulan pengendalian untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja. Hasil penelitian ini setelah melakukan penerapan metode HIRARC terdapat 39 potensi bahaya kerja dibagian produksi yang terdiri dari 10 area sebagai area identifikasi. Potensi bahaya dengan skor tertinggi C4 dengan kategori risiko Exstreme terdapat pada lingkungan kerja di area coldbin yaitu risiko bahaya terserempet, tertabrak atau terlindas unit wheel loader. Sedangkan untuk pengendalian risiko menggunakan Eliminasi, Substitusi, Engginering Control, Administration control dan APD.
Kata Kunci : Manajemen Risiko K3, Kecelakaan Kerja, HIRARC
No other version available