Digital Versatile Disc
Alternatif Pengelolaan Perikanan Lemuru di Selat Bali
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat dan pemerintah (responden) untuk mengetahui pendapat tentang kondisi perikanan lemuru, pendapat tentang alternatif pengelolaan yang mereka inginkan, serta tingkat peran dalam pengelolaan perikanan lemuru. Uji-t berpasangan digunakan untuk membandingkan pendapat responden terhadap kondisi perikanan lemuru masa lalu ( sebelum tahun 1997) dengan masa sekarang (1997 ? 2004). Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) yang mencakup matrik Internal Factors Analysis Summary (IFAS), matrik Eksternal Factors Analysis Summary (EFAS) dan matrik Internal Eksternal (IE) digunakan untuk menganalisis posisi alternatif pengelolaan lemuru. Tingkat peran dalam pengelolaan lemuru dianalisis dengan menggunakan teori X dan Y. Hasil menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dan pemerintah terhadap kondisi perikanan lemuru mengalami penurunan (rata-rata masa kini lebih rendah daripada masa lalu : -3,53). Tingkat peran responden dalam bentuk konsultatif. Proses pengelolaan perikanan lemuru pada sel V (Matrik IE) yang berimplikasi kepada strategi bertahan dan terpelihara (hold and maintain) yang dilihat dari perspektif pemerintah sebagai alternatif difensif, sedang kuadran II (Analisis SWOT) yang menempatkan pada alternatif diversifikasi produk yang berarti alternatif yang mempertahankan produksi perikanan. Berdasarkan perhitungan AHP urutan prioritas kebijakan alternatif pengelolaan perikanan yang harus diambil pemerintah adalah penyempurnaan regulasi, penerapan MCS (Monitoring, Control, Surveillance), peningkatan ko-manajemen, pengalihan pola tangkap. Kata-kata kunci: Pengeloaan Perikanan, Lemuru, Selat Bali
No copy data
No other version available