TEKNIK INDUSTRI
INOVASI MANAJEMEN PEMERINTAHAN LOKAL BERBASIS OPEN GOVERNMENT PATNERSHIP (OGP) DI KABUPATEN BOJONEGORO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa praktik-praktik manajemen pemerintahan terbuka di Kabupaten Bojonegoro. Hal yang menarik adalah praktik manajemen pemerintahan terbuka yang berjalan selama 8 tahun tersebut memperoleh apresiasi global melalui forum Open Government Partnership (OGP) bersama dengan 15 kota besar di dunia. Kabupaten Bojonegoro dianggap layak sebagai pilot project OGP tingkat lokal karena membangun tata kelola pemerintahan berbasis keterbukaan, partisipasi dan inovasi.
Metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif denga tipe Grounded Theory. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi dengan menggunakan paradigma New Public Service sebagai pisau analisa dan teoritisasi praktik manajemen pemerintahan terbuka di Kabupaten Bojonegoro. Pendalaman teori New Public Service berangkat dari bangunan konsep yang digagas oleh Denhardt yaitu demokrasi kewargaan, komunitas sipil, humanisme organisasi dan administrasi publik postmodern.
Hasil penelitian menunjukkan praktik-praktik manajemen pemerintahan terbuka diawali dengan kegiatan dialog publik Sobo Pendopo, keterbukaan data dan informasi yang dikelola oleh setiap SKPD dan PPID, layanan pengaduan berbasis partisipasi warga serta manajemen kolaborasi empat sekawan yaitu pemerintah, akademisi, korporasi dan komunitas sipil. Praktik-praktik tersebut dianggap sebagai model OGP. Selanjutnya, untuk penjelasan teori, paradigma New Public Service yang terdiri dari bangunan proposisi demokrasi kewargaan, komunitas dan masyarakat sipil, humanisme organisasi dan administrasi publik postmodern menjelaskan praktik-praktik OGP yang tengah berjalan di Kabupaten Bojonegoro.
No copy data
No other version available