Laporan Penelitian Dosen
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS V SDN KEDUNGSOKO 01 KECAMATAN PLUMPANG KABUPATEN TUBAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018
ABSTRAK
Maulidin, Achmad. 2018 : Peningkatan Hasil Belajar PKn Melalui ModelProblem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas V SDN Kedungsoko 01 Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2017/2018
Pembimbing : Dr. Sumadi, M.Pd.
Kata Kunci : Peningkatan, Problem Based Learning (PBL)
Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar PKn masih berada di bawah KKM yang ditetapkan yaitu 70, minat siswa kurang dan siswa masih kesulitan dalam belajar PKn , karena guru saat mengajar bersifat monoton karena hanya menggunakan metode ceramah, hanya berpedoman pada buku dan minimnya penggunaan model pembelajaran. Peneliti akan melakukan tindakan untuk mengatasi masalah dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) yang bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa SD kelas V di SDN Kedungsoko kecamatan Plumpang kabupaten Tuban semeter II Tahun Pelajaran 2017/2018.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdapat 4 langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi yang dilaksanakan dengan dua siklus. Pada setiap siklus terdiri dari satu kali pertemuan yang dilakukan pada siswa kelas V SDN Kedungsoko. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan tes dan lembar pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis ketuntasan untuk menganalisis pengamatan aktivitas guru, analisis data aktivitas siswa dan hasil belajar siswa prasiklus, siklus I, dan siklus II.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa SD. Hal ini terlihat pada setiap siklusnya yakni pada prasiklus memperoleh rata-rata 70. Persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal yaitu 42,85% dan yang belum tuntas 57,14%. Pada siklus I memperoleh rata-rata 76,42 dan persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal yaitu 64,28% dengan kriteria baik dan yang belum tuntas sebesar 35,71%, sedangkan pada siklus II memperoleh rata-rata 85, persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal yaitu 85,71% dengan kriteria sangat baik dan yang belum tuntas sebesar 14,28%. Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah dengan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Kedungsoko dan sarannya yaitu guru sebaiknya merancang kegiatan pembelajaran yang membuat siswa aktif, kreatif dan menyenangkan dengan penggunaan model yang sesuai dengan materi pembelajaran, sehingga pemahaman siswa lebih optimal.
No other version available