Electronic Resource
PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN MANGROVE (Rhizophora mucronata) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP MUTU IKAN KUNIRAN (Upeneus moluccensis)
RINGKASAN
INTAN PERMATASARI NPM. 1309140030 PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN MANGROVE (Rhizophora mucronata) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP MUTU IKAN KUNIRAN (Upeneus moluccensis)
Rhizophora mucronata merupakan salah satu spesies mangrove yang memiliki sifat antibakteri, antivirus dan anti jamur. Sebagai tanaman yang kaya akan manfaat, pohon mangrove menjadi pilihan sebagai bahan penelitian sebagai bahan pengawet alami yang di aplikasikan pada ikan hasil tangkapan nelayan untuk mendukung kualitas mutu hasil tangkapan. Pengunaan ekstrak daun mangrove sebagai bahan pengawet alami untuk menjaga mutu ikan adalah pengetahuan yang perlu diteliti manfaatnya bagi para nelayan tangkap maupun pihak pengolah ikan.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak daun mangrove (Rhizophora mucronata) terhadap mutu ikan kuniran (Upeneus moluccensis). (2) Untuk mengetahui dosis yang tepat sebagai media pengawet alami pada ikan segar sebelum dilakukan proses pengolahan selanjutnya.
Materi yang digunakan tentang pemanfaatan ekstrak daun mangrove dengan dosis yang tepat sebagai media pengawet alami pada mutu ikan. Parameter yang diamati yaitu analisis TVB (Total Volatile Base) dan TPC (Total Plate Count). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Data dianalisis menggunakan uji F.
Hasil dari penelitian nilai TVB pada perlakuan O (kontrol), A (15%), B (20%) dan C (25%) bahwa Fhitung (530,172) > F5% (3,29) dan F1% (5,42) terdapat perbedaan sangat nyata diantara keempat perlakuan. Nilai rata-rata TVB pada perlakuan O (kontrol) 2,591 mg/100g, A (15%) 1,584 mg/100g, B (20%) 0,709 mg/100g dan C (25%) 0,603 mg/100g, terdapat perbedaan selisih sangat nyata diantara keempat perlakuan O (kontrol), A (15%), B (20%) dan C (25%). Dan nilai TPC pada perlakuan O (kontrol), A (15%), B (20%) dan C (25%) bahwa Fhitung (228,677) > F5% (3,29) dan F1% (5,42) terdapat perbedaan sangat nyata diantara keempat perlakuan. Nilai rata-rata TPC pada perlakuan O (kontrol) 335,222 koloni/g, A (15%) 224,515 koloni/g, B (20%) 154,728 koloni/g dan C (25%) 68,97 koloni/g, terdapat perbedaan selisih sangat nyata diantara keempat perlakuan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Daun mangrove (Rhizophora Mucronata) berpengaruh terhadap mutu ikan karna mengandung flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan terpenoid yang dibuktikan dengan rendahnya nilai TVB dan TPC. (2) Dosis tertinggi yaitu C (25%) adalah perlakuan terbaik karena memiliki kandungan TVB dan TPC paling sedikit.
No other version available